Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GAPASDAP: Keterlambatan KMP Wira Qaila Karena Slot Sandar Terbatas
Jumat, 20 Maret 2026 14:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) memberikan penjelasan terkait keterlambatan sandar KMP Wira Qaila di Pelabuhan Bakauheni yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Ketua Umum GAPASDAP Khoiri Soetomo menerangkan, keterlambatan tersebut berkaitan dengan kondisi operasional di pelabuhan, khususnya keterbatasan kapasitas dermaga.
“Kapal beroperasi normal tanpa gangguan teknis, keterlambatan karena belum tersedia slot sandar akibat antrean kapal padat,” terang Khoiri dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2026).
Berdasarkan laporan lapangan, KMP Wira Qaila berangkat dari Dermaga 5 Ciwandan pukul 05.05 WIB dan tiba di perairan Bakauheni pukul 06.30 WIB.
Kapal kemudian menunggu antrean sandar sekitar 3,5 jam sebelum akhirnya bersandar di Dermaga 6 pada pukul 10.12 WIB, setelah beberapa kali penyesuaian arahan dari Vessel Traffic Service (VTS).
Baca juga : BPKN: Keamanan Air Minum Ditentukan Proses Sanitasi, Bukan Sekadar Usia Galon
“Kondisi ini menunjukkan kepadatan terjadi di dermaga, sementara kapal sudah siap melakukan bongkar muat sejak tiba,” jelasnya.
Khoiri menyampaikan, pada saat kejadian terdapat sekitar 45 kapal yang menuju Pelabuhan Bakauheni secara bersamaan. Rinciannya terdiri dari 31 kapal rute Merak–Bakauheni, 8 kapal rute Ciwandan–Bakauheni, serta 6 kapal dari BBJ.
“Seluruh kapal bertumpu pada kapasitas dermaga yang terbatas, sehingga antrean di perairan tidak dapat dihindari,” tuturnya.
Terkait video yang beredar mengenai penumpang yang masih berada di dalam kapal, Khoiri menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan pelayaran.
“Penumpang tidak dapat diturunkan sebelum kapal sandar dengan aman sesuai prosedur keselamatan yang berlaku,” katanya.Dalam kondisi tersebut, penumpang perlu menunggu lebih lama di dalam kapal, sementara operator juga menghadapi penyesuaian operasional di lapangan.
Baca juga : Ketua Ikatan Bintan Riau Hasyim Aliwa Kecam Keras Kekerasan terhadap Mahasiswa
GAPASDAP mendorong adanya pembenahan sistem secara menyeluruh, khususnya pada aspek infrastruktur pelabuhan agar pelayanan semakin optimal.
“Kapasitas dan kualitas dermaga perlu ditingkatkan agar antrean tidak berulang terutama saat lonjakan trafik angkutan Lebaran,” ujarnya.
Kronologi keterlambatan sandar KMP Wira Qaila di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Selain itu, GAPASDAP mengusulkan pengaturan operasional yang lebih fleksibel, distribusi kapal berbasis kapasitas pelabuhan, serta penguatan koordinasi di lapangan.
GAPASDAP juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan mengapresiasi seluruh pihak yang bekerja dalam angkutan Lebaran,” ucapnya.
Baca juga : PKB Apresiasi Keberanian Presiden Prabowo Ambil Keputusan Strategis
Ke depan, GAPASDAP menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan penyeberangan nasional.
“Kami siap bersinergi meningkatkan kualitas layanan penyeberangan demi kepentingan masyarakat luas,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya