Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Raymond/Joaquin Buka Harapan Baru Regenerasi Bulu Tangkis RI
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan berita viral tentang pemaksaan siswa untuk mengambil Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah pembelajaran daring sama sekali tidak benar alias hoaks.
Hal ini ditegaskan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya. Hingga saat ini, kata Sony, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh atau daring.
"Sampai saat ini, pemerintah belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," kata Sony di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Baca juga : DPR Minta Wacana Pembelajaran Daring Dipertimbangkan Matang
Menurutnya, pelaksanaan Program MBG sejauh ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung secara tatap muka.
Jangan Mudah Percaya
Sony mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial.
Menurutnya, setiap kebijakan resmi terkait MBG akan disampaikan langsung oleh BGN melalui kanal komunikasi yang kredibel.
Baca juga : Polri Siapkan Sistem Layanan Pelaporan Online di Super App
Sony menekankan, BGN berkomitmen memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas gizi maupun tata kelola penyaluran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa di seluruh Indonesia.
"Jika nantinya ada kebijakan baru, termasuk dalam situasi pembelajaran daring, tentu akan kami kaji secara matang dan diumumkan secara resmi," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya