Dark/Light Mode

Pamer Kenaikan Setoran Pajak Kendaraan, Gubernur Jabar Sindir Pengkritik Nyinyir

Kamis, 26 Maret 2026 06:45 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Foto: Dok. Pemprov Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, mengaku bangga sekaligus terkejut dengan lonjakan signifikan setoran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pasca libur Lebaran 2026. Dia juga turut menyinggung para pengkritik yang kerap “nyinyir”, atas kebijakan dan program yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Dedi mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kesadaran warga Jabar dalam membayar pajak kendaraan. Menurut dia, kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 10 persen, yang digulirkan Pemprov Jabar selama periode 18–24 Maret 2026 terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan pajak. 

“Terima kasih kepada para wajib pajak kendaraan bermotor, yang memanfaatkan fasilitas diskon 10 persen. Pendapatannya tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu,” ujar Dedi dalam keterangannya, dikutip Rabu (25/3/2026). 

Baca juga : Politisi Gerindra Ingatkan Dampak Ekonomi Global

Politisi Partai Gerindra itu menguraikan, pendapatan pajak pada Lebaran tahun lalu hanya berada di kisaran Rp 400 juta, kini meroket hingga Rp 1,3 miliar. Lonjakan drastis itu membuktikan tingginya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah. 

“Momentum Lebaran yang identik dengan konsumsi, dimanfaatkan masyarakat untuk tetap produktif dan berkontribusi terhadap daerah melalui pembayaran pajak. Ini salah satu bentuk dukungan masyarakat Jawa Barat terhadap pembangunan daerah,” imbuhnya. 

Dedi menambahkan, keberhasilan itu juga ditopang oleh kemudahan layanan digital yang disediakan Pemerintah. Di antaranya, aplikasi Sapawarga dan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL), yang memungkinkan pembayaran dilakukan tanpa antre di kantor Samsat. 

Baca juga : BNI Suntik Pegadaian Kredit Pembiayaan 10 T

Dia juga memastikan, lonjakan pendapatan itu akan langsung dikonversi menjadi pembangunan nyata. Utamanya, percepatan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Jabar. 

“Mulai minggu depan, kami akan gaspol lagi untuk membangun jalan-jalan di seluruh Jawa Barat, sesuai kemampuan keuangan yang kita miliki,” cetusnya. 

Dedi menambahkan, Pemprov Jabar menargetkan kemantapan jalan di seluruh wilayah mencapai 90 hingga 100 persen, serta disertai pembangunan pendukung seperti drainase dan fasilitas publik lainnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.