Dark/Light Mode

Prabowo Gelar Ratas Kebijakan Ekonomi & Energi, 15 Menteri Hadir Secara Virtual

Sabtu, 28 Maret 2026 21:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Kepala Sekretaris Pribadi (Kasespri) Rizky Irmansyah dalam rapat terbatas yang digelar secara virtual bersama 15 pejabat setingkat menteri, Sabtu (28/3/2026). Foto: Instagram/sekretariat.kabinet
Presiden Prabowo Subianto didampingi Kepala Sekretaris Pribadi (Kasespri) Rizky Irmansyah dalam rapat terbatas yang digelar secara virtual bersama 15 pejabat setingkat menteri, Sabtu (28/3/2026). Foto: Instagram/sekretariat.kabinet

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual dengan jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/2026), untuk merumuskan penyesuaian kebijakan ekonomi dan energi nasional.

Rapat yang berlangsung dari siang hingga sore hari itu dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Ia didampingi oleh Kepala Sekretaris Pribadi (Kasespri) Rizky Irmansyah yang duduk di sebelahnya.

Dari dokumentasi resmi yang dirilis, Presiden tampak duduk menatap layar televisi besar, video konferensi. Pertemuan jarak jauh ini dihadiri oleh sekitar 15 pejabat setingkat menteri. 

Sejumlah menteri yang turut hadir secara virtual antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Tenaga Kerja Yassierli, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PAN-RB Rini Widiyanti, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Baca juga : Prabowo Minta Program Kelola Sampah Jadi Energi Di Kota Besar Dikebut

Sebelumnya, Menteri Bahlil memastikan bahwa pasokan energi nasional berada dalam kondisi terjaga dengan ketahanan cadangan mencapai 20 hingga 21 hari ke depan.

Bahlil menjelaskan, pemerintah berhasil menjaga ketahanan energi melalui strategi diversifikasi pasokan guna menghindari ketergantungan pada satu wilayah konflik.

“Sebelumnya, sekitar 20 persen pasokan kita berasal dari kawasan Selat Hormuz. Sekarang, kita sudah mulai alihkan ke sumber lain,” kata Bahlil, saat meninjau langsung distribusi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/03/2026).

Meski stok dipastikan aman, Bahlil tetap mengimbau masyarakat untuk turut serta melakukan penghematan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat merusak sistem distribusi.

Baca juga : Prabowo Gaspol Reformasi Pendidikan: Renovasi 300 Ribu Sekolah & Digitalisasi Nasional

“Tolong dipakai dengan bijaksana. Untuk satu hari katakanlah cukup 30-40 liter. Nggak usah ada panic buying,” tegasnya.

Berkat upaya stabilisasi pasokan tersebut, harga BBM bersubsidi di Indonesia tidak mengalami perubahan meski harga minyak mentah global dilaporkan telah menembus angka 100 dolar AS per barel. Pemerintah masih menahan harga Pertalite di level Rp10.000 per liter dan Solar bersubsidi di angka Rp6.800 per liter.

Kondisi stabilitas ini berbanding terbalik dengan situasi di sejumlah negara tetangga. Filipina saat ini telah menetapkan status darurat energi dengan harga bahan bakar yang meroket hampir dua kali lipat. 

Sementara itu, pemerintah Thailand terpaksa menaikkan harga BBM eceran akibat defisit parah pada dana subsidi energi mereka, dan Singapura mencatatkan lonjakan harga bensin secara fluktuatif mengikuti pasar global hingga menyentuh kisaran Rp58.000 per liter.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Pasokan Energi Idul Fitri di Sulsel

Sebagai langkah intervensi tambahan untuk menekan tingkat konsumsi bahan bakar domestik, pemerintah Indonesia juga telah mengumumkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebanyak satu hari dalam sepekan. 

Kebijakan ini dinilai efektif untuk menahan laju permintaan BBM dengan cara mengurangi mobilitas harian masyarakat, terutama di kawasan perkotaan yang padat kendaraan. SAR

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.