Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
2 Minggu Dirawat Di RSCMÂ
Aktivis KontraS Yang Disiram Air Keras Masih Belum Pulih
Rabu, 1 April 2026 07:40 WIB
Sebelumnya
“Untuk pemulihan 100 persen, bisa enam bulan sampai dua tahun,” katanya.
Saurlin menambahkan, dalam waktu dekat Andrie masih akan menjalani sejumlah tindakan operasi lanjutan. Seluruh biaya pengobatan disebut telah ditanggung BPJS.
Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turut menjamin pembiayaan pengobatan Andrie agar optimal.
Baca juga : Kasus Kuota Haji Tambahan, KPK Tetapkan 2 TSK Baru
“Korban harus mendapat perawatan terbaik tanpa kendala anggaran,” tegasnya.
Ia juga meminta pengamanan terhadap Andrie diperketat, mengingat proses hukum masih berjalan.
Sementara itu, Polda Metro Jaya telah melimpahkan penanganan kasus ini ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, setelah ditemukan dugaan keterlibatan empat anggota BAIS TNI. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, mengatakan pelimpahan dilakukan setelah serangkaian penyelidikan.
Baca juga : Bupati Dan Wabup Lebak Dibina Gubernur Banten
“Sampai saat ini belum ditemukan keterlibatan sipil. Kasus sudah kami limpahkan ke Puspom TNI,” ujarnya.
Namun, langkah tersebut menuai kritik. Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menilai pelimpahan ke peradilan militer tidak memiliki dasar kuat dalam KUHAP. “Seharusnya diadili di peradilan umum, bukan militer,” tegas Dimas.
Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab juga mendorong Bareskrim Polri mengambil alih kasus ini agar prosesnya lebih transparan dan cepat.
Baca juga : Gerindra Desak KPU Dan Bawaslu, Tingkatkan SDM Dan Akurasi Data Pemilih!
“Polri tidak boleh berhenti. Penyelidikan harus terus berjalan agar kasus ini terang,” ujarnya. [FAQ/UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya