Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
GAPASDAP: Penguatan Dermaga Jadi Kunci Sukses Angkutan Penyeberangan Lebaran
Rabu, 1 April 2026 07:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) menilai penyelenggaraan angkutan penyeberangan selama Lebaran 2026 telah berjalan dengan baik berkat kerja sama lintas instansi. Namun, ke depan diperlukan penguatan infrastruktur dermaga agar pelayanan semakin optimal.
Ketua Umum GAPASDAP, Khoiri Soetomo, menyampaikan bahwa koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, ASDP Indonesia Ferry, KSOP, BPTD, serta operator kapal sudah menunjukkan kinerja yang solid dalam mengelola arus mudik di lintasan utama seperti Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
“Kolaborasi antarinstansi sudah sangat baik. Ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan,” ujar Khoiri, Selasa (31/3/2026).
Baca juga : KAI Layani 4,9 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas dermaga menjadi langkah strategis berikutnya untuk mengimbangi jumlah armada kapal yang tersedia. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih memadai, operasional kapal diyakini dapat berjalan lebih optimal.
Di lintasan Merak–Bakauheni, misalnya, jumlah kapal yang tersedia sebenarnya cukup besar. Namun, kapasitas dermaga saat ini masih menjadi faktor penentu dalam pengaturan operasional harian. Hal serupa juga terjadi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Khoiri menilai, pemerintah telah mengambil berbagai langkah kebijakan untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan, termasuk pengaturan pola operasi dan manajemen trafik. Ke depan, pendekatan yang lebih fleksibel dan berbasis kondisi lapangan akan semakin memperkuat efektivitas sistem yang sudah berjalan.
Baca juga : PASPI: Pengembangan SDM Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Sawit
Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan operator kapal—mulai dari menjaga tarif tetap terjangkau hingga memastikan kesiapan armada—merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Operator dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan masyarakat bisa menyeberang dengan aman, nyaman, dan lancar,” katanya.
GAPASDAP juga melihat bahwa kehadiran petugas yang siaga penuh selama periode Lebaran mencerminkan komitmen tinggi pemerintah dalam memastikan pelayanan transportasi berjalan optimal.
Baca juga : Konversi ke Energi Listrik Dinilai Jadi Kunci untuk Perkuat Ketahanan Energi
Sebagai langkah ke depan, GAPASDAP mendorong pembangunan dan penambahan dermaga secara bertahap sebagai bagian dari prioritas nasional. Selain itu, integrasi manajemen trafik darat dan laut serta evaluasi sistem operasional akan semakin memperkuat kinerja layanan penyeberangan.
Khoiri optimistis, dengan dukungan pemerintah yang terus berkelanjutan, sistem transportasi penyeberangan Indonesia akan semakin modern dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.
“Dengan sinergi yang sudah terbangun, kami yakin ke depan layanan penyeberangan akan semakin baik dan menjadi kebanggaan bersama,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya