Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Biodata Suami Inayah Wahid, Kiai Muda Sumenep Lulusan Al-Azhar Dan UGM
Selasa, 7 April 2026 12:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Suami Inayah Wahid kini resmi disandang oleh KH Muhammad Shalahuddin A. Warits. Keluarga besar merayakan syukuran pernikahan secara sederhana di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, pada Minggu (05/04/2026).
Pernikahan putri bungsu Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid dengan kiai muda tersebut sebenarnya telah dilangsungkan secara tertutup di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Rabu, 22 Rajab 1446 Hijriah atau bertepatan dengan 22 Januari 2025 lalu. Umar Wahid bertindak sebagai sebagai wali nikah keduanya.
Momen khidmat ini sekaligus melengkapi kebahagiaan Sinta Nuriyah, karena keempat putrinya kini telah berumah tangga. Inayah yang lahir pada 31 Desember 1982 selama ini dikenal sangat tertutup mengenai kehidupan asmaranya dan lebih memilih berkiprah di dunia seni peran, komedi, serta gerakan kemanusiaan ketimbang ranah kebijakan publik seperti ketiga kakaknya.
Baca juga : CIMB Niaga Optimalkan Layanan Digital OCTO Hadapi Momen Liburan Lebaran
Siapa suami Inayah Wahid? Pertanyaan tersebut ramai diperbincangkan warganet setelah rentetan foto silaturahmi keluarga pasca-Idul Fitri dan perayaan bergaya quiet luxury menyebar luas di media sosial pada awal April ini.
Pria yang akrab disapa Lora Mamak tersebut adalah putra dari mendiang ulama kharismatik KH Abd Warits Ilyas.
Biodata suami Inayah Wahid menunjukkan rekam jejak akademik dan intelektual yang sangat mumpuni. Lahir di Sumenep pada Selasa (16/04/1982) sebagai anak keenam dari delapan bersaudara, pria yang fasih berbahasa Inggris, Arab, dan Prancis ini menempuh pendidikan dasar di Annuqayah serta MAK Tebuireng.
Baca juga : Program UMiMAX Angkat Mereka yang Pernah Jatuh, Kini Jadi Penopang Harapan
Ia kemudian memperdalam ilmu agama dan filsafat hingga meraih gelar sarjana Bahasa Arab dari Universitas Al-Azhar Mesir, magister dari Universitas Indonesia, dan merampungkan studi doktoralnya di Universitas Gadjah Mada.
Semasa menjadi mahasiswa di Mesir, tokoh yang kini aktif sebagai dosen tetap di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) sejak 2015 ini juga dikenal sebagai aktivis pergerakan yang mendirikan media Arus Kampus dan mengelola buletin Terobosan.
Ra mamak suami inayah wahid tidak hanya memegang peran penting sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa, tetapi juga memiliki dedikasi kuat pada pengabdian masyarakat dan pelestarian alam.
Baca juga : Biomassa Jadi Senjata Baru Indonesia Hadapi Krisis Energi Dan Iklim
Ulama muda yang sangat adaptif ini memadukan ilmu pesantren tradisional dengan wawasan ekologi masa kini melalui pemikiran fikih lingkungan yang tegas menolak eksploitasi alam seperti penambangan fosfat di Madura.
Di luar dakwah moderasi beragama dan literasi sosialnya yang relevan bagi generasi milenial, mantan Ketua DPC PPP Sumenep ini juga sempat meramaikan bursa calon bupati pada Pilkada 2020 sebagai bentuk ijtihad politiknya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya