Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Tengah Ketegangan Geopolitik Global, Kepercayaan Publik ke Pemerintah Tembus 75,1%
Selasa, 14 April 2026 08:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - ingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka tetap tinggi di tengah ketegangan geopolitik global. Dalam survei terbaru yang dilakukan Poltracking, 75,1 persen responden mengaku percaya dengan kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Kepercayaan itu sejalan dengan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo. Sebanyak 74,9 persen responden merasa puas dengan kepemimpinan Prabowo. Sementara, untuk kepuasan Prabowo-Gibran, sebesar 74,1 persen.
"Di tengah ketegangan geopolitik dunia saat ini, kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran masih cenderung tinggi," kata Peneliti Utama Poltracking Masduri Amrawi, saat rilis survei nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo-Gibran, di Jakarta, Senin (13/4/2206).
Tingginya tingkat kepuasan terhadap Prabowo merata di berbagai wilayah, segmen, dan usia. Untuk wilayah, Jawa Barat mencatat kepuasan tertinggi yang mencapai 89,2 persen. Diikuti Kalimantan 87,2 persen, Maluku-Papua 83,8 persen, dan Sumatera 74,2 persen.
Baca juga : Temui Putin, Prabowo Amankan Stok BBM
Dari sisi segmen, kepuasan tertinggi datang dari kalangan buruh sebesar 76,0 persen. Disusul dari ibu rumah tangga 75,6 persen dan pengusaha 65,6 persen.
Dari kelompok usia, tingkat kepuasan tertinggi datang dari silent gen sebesar 83,5 persen. Disusul baby boomers 76,2 persen, millenial 74,4 persen, gen Z 72,9 persen, dan generasi generasi X 72,8 persen.
Salah satu penopang tingginya kepuasan publik ini adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG menyumbang 23 persen, diikuti bantuan Pemerintah yang tepat sasaran 13,8 persen, dan kepemimpinan Prabowo yang tegas dan berwibawa 10,2 persen.
"Di tengah kontroversi dan perbedaan pandangan berkaitan MBG, ternyata publik secara umum kepuasan publik cukup baik," kata Masduri.
Baca juga : Berunding 21 Jam, AS-Iran Gagal Islah
Publik juga menilai, program-program yang dilaksanakan Prabowo tetap sasaran. Yang paling tinggi adalah MBG dengan 32,1 persen. Disusul Kartu Indonesia Pintar (KIP) 10,4 persen, Bantuan Subsidi Upah (BSU) 9,1 persen, Kartu Indonesia Sehat (KIS) 8,9 persen, dan layanan kesehatan gratis 8,5 persen.
Masduri menyarankan agar Pemerintah meningkatkan komunikasi strategis terhadap program andalan supaya tingkat kepuasan publik bisa lebih tinggi lagi. Ia juga menyarankan, Pemerintah memperhatikan berbagai catatan dan masukan terhadap beragam program, khususnya MBG. "Perbaiki berbagai catatan dan masukan publik," saran dia.
Data Badan Gizi Nasional (BGN), hingga Februari-Maret 2026, MBG telah menjangkau 61,2 juta penerima manfaat. Mayoritas penerima berasal dari siswa sekolah yang jumlahnya menembus 49 juta lebih. Pemerintah menargetkan jangkauan meningkat hingga 82,9 juta penerima sepanjang 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan, Pemerintah terus membenahi tata kelola MBG secara bertahap. Perbaikan mendasar dilakukan melalui penerbitan Peraturan BGN yang menjadi standar nasional bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias Dapur MBG. Salah satunya, Pemerintah memperketat persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Baca juga : Akan Bertemu untuk ke-4 Kali, Prabowo-Putin Bestie Banget
Zulhas, sapaan akrab Zulkifli, menerangkan pengawasan MBG kini melibatkan banyak pihak. Pemerintah daerah hingga tingkat desa ikut bertanggung jawab memantau pelaksanaan MBG di lapangan.
Peneliti Poltracking Yoki Alvetro menjelaskan, survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden. Margin of error survei plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Periode survei dilaksanakan pada 2-8 Maret 2026 dengan metode wawancara tatap muka langsung. Untuk memastikan kebenaran data, sebanyak 20 persen dari total sampel didatangi dan diwawancarai kembali. "Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti," terang Yoki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya