Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Malam Renungan Suci Di Monas
Gema Sadhana Ajak Lintas Agama Doakan Kedamaian Dunia
Rabu, 15 April 2026 19:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Organisasi sayap Partai Gerindra, Gema Sadhana, akan menggelar acara bertajuk “Malam Renungan Suci untuk Kedamaian Dunia” di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Ketua Umum Gema Sadhana, Dr. A.S. Kobalen menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan atas kondisi global yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.
Karena itu, pihaknya berinisiatif mengajak masyarakat lintas agama dan kepercayaan untuk bersatu dalam doa bersama. “Sebagai anak bangsa dan warga negara Indonesia, kami berpikir apa yang bisa kami berikan untuk negara. Salah satunya melalui kekuatan doa bersama,” ujar Kobalen, dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).
Baca juga : Pakistan Berlakukan Pengamanan Berlapis
Menurutnya, acara ini melibatkan kolaborasi dengan sekitar 20 hingga 30 organisasi dan lembaga lintas sektor. Yang menarik, kegiatan tersebut akan menghadirkan perwakilan enam agama resmi di Indonesia serta aliran kepercayaan, sehingga total ada tujuh unsur spiritual yang akan bersatu dalam satu momentum doa.
“Kami yakin ini akan menjadi kegiatan yang belum pernah ada, bahkan bisa jadi yang pertama di dunia. Semua agama dan kepercayaan bersatu, memanjatkan doa dengan cara masing-masing,” jelasnya.
Kobalen menargetkan sebanyak 3.000 hingga 5.000 peserta akan hadir dalam acara tersebut. Dia meyakini, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama akan menciptakan energi positif yang mampu menyebarkan kedamaian, tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga dunia.
Baca juga : Warisan Ayatullah Khamenei dan Dialog Antar Agama di Dunia
“Ketika semua elemen spiritual bersatu, doa itu akan menjadi energi besar yang membawa kedamaian,” katanya.
Dia juga mengutip pernyataan Presiden Amerika Serikat ke-35, John F. Kennedy, sebagai inspirasi kegiatan tersebut. “Jangan tanya apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan kepada negara,” ujarnya.
Acara yang akan berlangsung pukul 18.00 hingga 21.00 WIB ini rencananya turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting. Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, jajaran pemerintah daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para duta besar dari India dan Sri Lanka.
Baca juga : Kecupan Prabowo Tenangkan Raungan Bayi Di Samping Peti Prajurit Perdamaian Dunia
Selain itu, sejumlah tokoh agama juga dijadwalkan hadir, termasuk seorang biksu terkemuka dan tokoh spiritual dari India yang baru menyelesaikan tapa bisu selama 1.000 hari dan akan memimpin doa hening (silent prayer).
Kobalen pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan mengenakan kemeja putih sebagai simbol perdamaian.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir, bersatu, dan menyebarkan kasih serta kedamaian dari Monas untuk dunia,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya