Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Jaringan Aksi Jaga Kedaulatan Rakyat (Jagara) menggelar aksi di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jumat (17/4/2026).
Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan sejumlah aspirasi terkait independensi lembaga bantuan hukum, transparansi pendanaan, serta pemerataan pola advokasi.
Ketua Umum Jagara, Kahpril Gibran, menyatakan bahwa masyarakat menginginkan akses keadilan yang lebih luas dan inklusif, terutama bagi kelompok yang selama ini kurang mendapat perhatian.
“Kami mendorong agar advokasi hukum tidak hanya berfokus pada isu-isu yang viral. Masih banyak masyarakat kecil yang membutuhkan pendampingan, tetapi belum mendapat sorotan,” ujarnya.
Baca juga : Ibas Dorong Kedaulatan Informasi Digital dan Jurnalisme Berkualitas
Ia menilai, YLBHI memiliki peran strategis dalam memastikan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, independensi dan profesionalitas lembaga dinilai perlu terus dijaga.
Selain itu, Jagara juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan serta sumber pendanaan lembaga bantuan hukum.
Menurut Gibran, keterbukaan informasi merupakan bagian dari akuntabilitas yang dapat memperkuat kepercayaan publik.
“Transparansi penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Keterbukaan terkait sumber pendanaan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik,” katanya.
Baca juga : Wamenkop Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Wujudkan Jaringan Ekosistem
Dalam aksinya, Jagara turut mendorong pendekatan advokasi yang lebih substantif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap YLBHI dapat lebih aktif hadir di tengah masyarakat. Banyak kasus yang menimpa warga yang belum mendapatkan pendampingan hukum secara memadai,” tuturnya.
Gibran juga menekankan pentingnya kehadiran langsung lembaga bantuan hukum dalam mendampingi kelompok yang memiliki keterbatasan akses terhadap keadilan.
“Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi penting agar fungsi pendampingan dapat dirasakan secara nyata,” tambahnya.
Baca juga : BPDP & Aspekpir Dorong Inovasi Bagi Petani Sawit Dan UMKM Di Kampar
Lebih lanjut, Jagara mendorong YLBHI untuk terus mengawal berbagai kasus besar secara konsisten sebagai bagian dari komitmen terhadap penegakan hukum yang adil dan transparan.
Aksi ini menjadi bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat yang berharap adanya penguatan peran lembaga bantuan hukum dalam mewujudkan akses keadilan yang lebih merata.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya