Dark/Light Mode

Ibas Dorong Kedaulatan Informasi Digital dan Jurnalisme Berkualitas

Rabu, 15 April 2026 14:41 WIB
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (tengah) saat menghadiri Audiensi Kebangsaan bersama Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), Selasa (14/4/2026). (Foto: Dok.MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (tengah) saat menghadiri Audiensi Kebangsaan bersama Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), Selasa (14/4/2026). (Foto: Dok.MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas/EBY) menegaskan pentingnya memperkuat kedaulatan informasi di era digital melalui kolaborasi pemerintah, media, dan platform digital guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan berkualitas demi mendukung stabilitas nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut saat menghadiri Audiensi Kebangsaan bersama Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), Selasa (14/4/2026).

Pada agenda yang mengusung tema Kedaulatan Informasi Berkualitas: Platform Digital, Pers, dan Globalisasi Data tersebut, Ibas menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan hadirnya ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas.

“Kita ingin ada ekosistem informasi yang sehat, yang baik, karena jika setiap orang dapat mengakses berita yang tepat, yang akurat, yang adil, dan berimbang, maka sebetulnya generasi kita juga akan tumbuh kembang secara sehat,” ujarnya.

Ia menilai, di tengah derasnya arus disinformasi dan maraknya berita hoaks di berbagai platform digital, diperlukan langkah konkret untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga : Analis: Tren Penguatan IHSG Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Menurutnya, tantangan tersebut tidak bisa dijawab hanya dengan pendekatan biasa.

“Tidak cukup hanya sekadar kolaborasi dengan pemerintahan, tapi mungkin diperlukan standar kualitas dari informasi yang lebih tinggi yang bisa kita lakukan bersama.agar masyarakat kita bisa terus paham antara benar, salah, baik, dan buruk," ujar Ibas.

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas informasi harus berjalan beriringan dengan penguatan literasi digital masyarakat agar mampu memilah konten secara kritis.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu juga optimistis bahwa kerja sama lintas sektor akan membawa hasil positif.

“Kita harus yakin dan optimistis bahwa sinergi dan kolaborasi yang kita lakukan perlahan bisa menghasilkan, seperti yang sering terdengar, kebenaran akan selalu menang meski membutuhkan waktu.

Baca juga : RI Gandeng China Kembangkan SDM Industri Digital Dan AI

Di tengah tantangan, saya juga yakin sinergi antara pemerintahan, media, politik, parlemen, dan platform digital akan menciptakan ekosistem yang lebih baik,” tegasnya.

Anggota Dapil Jawa Timur VII dari Fraksi Partai Demokrat tersebut menambahkan bahwa upaya tersebut selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo yang mendorong kedaulatan digital, tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga regulasi yang lebih ramah sekaligus protektif terhadap generasi muda.

Selain itu, lulusan S2 Nanyang Technological University (Singapura) tersebut juga menyoroti kondisi jurnalis di era digital.

Ibas menyampaikan bahwa tidak sedikit jurnalis menghadapi tekanan atau intimidasi dalam menjalankan tugasnya.

“Demokrasi memang memberikan kebebasan bersuara, berkomentar, dan berpendapat, tetapi tetap harus ada aspek cover both sides agar informasi yang disampaikan tetap berimbang,” katanya.

Baca juga : Telkom–PGN Kolaborasi Bangun Infrastruktur Digital Rendah Emisi

Dalam audiensi tersebut, salah satu peserta, Sasmito, turut menyampaikan kondisi platform digital yang dinilai memerlukan perhatian.

Ia menilai platform digital saat ini tidak sehat karena banyak kreator konten mengklaim produknya sebagai berita namun menyesatkan, sementara regulasi Indonesia sebenarnya sudah cukup baik dan bahkan menjadi rujukan, hanya perlu diperkuat dengan dukungan politik, termasuk dari Fraksi Demokrat.

 Audiensi kebangsaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI, di antaranya Sekretaris Fraksi Marwan Cik Asan, Kapoksi I H. Anton Sukartono Suratto, Anggota Komisi III Benny Kabur Harman, Anggota Komisi VI Nurwayah, serta Anggota Komisi VI Zulfikar Hamonangan.

Kehadiran para anggota DPR RI tersebut menegaskan komitmen Fraksi Partai Demokrat untuk mendorong penguatan ekosistem informasi yang sehat melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan kebijakan yang berpihak pada jurnalisme berkualitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.