Dark/Light Mode

Setkab Masuk 3 Besar Lembaga Dipercaya Publik, Komunikasi Teddy Jadi Kunci

Senin, 20 April 2026 11:50 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (Foto: Dok. Setkab)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (Foto: Dok. Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretariat Kabinet (Setkab) mencatat capaian penting dengan menembus tiga besar lembaga Pemerintah berkinerja terbaik berdasarkan persepsi publik.

Berdasarkan survei Cyrus Network pada April 2026, Setkab meraih skor 86,3 persen, berada di bawah Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

Peneliti utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, menilai peningkatan tersebut tidak lepas dari faktor komunikasi publik yang dijalankan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

“Publik saat ini menyukai cara komunikasi yang disampaikan,” ujar Syahril, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (20/4/2026).

Baca juga : Masuk 10 Besar Lulusan Paling Dicari, Unika Atma Jaya Pilihan Pasca SNBP

Ia menambahkan, selain komunikasi, efisiensi dalam pengelolaan administrasi turut memperkuat citra positif Setkab. “Tata kelola yang rapi dan penyampaian kebijakan yang jelas membuat kepercayaan publik meningkat,” lanjutnya.

Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, juga menyoroti pentingnya tingkat eksposur dalam membentuk persepsi masyarakat.

“Kementerian atau lembaga yang sering muncul di publik dan memiliki narasi program yang jelas cenderung dinilai lebih baik,” ujarnya.

Menurut Arya, sejumlah institusi seperti Kementerian Keuangan dan Sekretariat Kabinet memiliki tingkat kemunculan yang relatif tinggi dibandingkan lembaga lainnya.

Baca juga : Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi

Kedekatan Setkab dengan pusat pengambilan keputusan di lingkaran kepresidenan turut menjadi faktor strategis. Di bawah kepemimpinan Teddy, Setkab dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus memastikan komunikasi kebijakan tetap jelas dan tidak menimbulkan polemik.

Syahril menilai, pendekatan komunikasi yang adaptif menjadi kunci utama. “Gaya komunikasi yang terukur membuat program pemerintah lebih mudah diterima masyarakat,” katanya.

Survei Cyrus Network tersebut juga menunjukkan adanya hubungan kuat antara popularitas lembaga dan persepsi kinerjanya. Hanya beberapa institusi yang konsisten berada di lima besar dalam kedua aspek tersebut, termasuk Kementerian Keuangan dan Sekretariat Kabinet.

Pakar komunikasi digital, Anthony Leong, melihat salah satu momen penting adalah saat Teddy menghadapi puluhan wartawan dalam sesi wawancara.

Baca juga : Kawah Anugerah Properti Masuk 10 Besar Developer Rumah Subsidi Terbaik

“Ketika seorang pejabat mampu menjawab banyak pertanyaan secara tenang, jelas, dan terstruktur, itu menunjukkan kapasitas komunikasi yang kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kemampuan tersebut tidak hanya soal berbicara, tetapi juga penguasaan substansi dan konsistensi pesan. “Keterbukaan dan respons cepat di depan media menjadi kunci membangun kredibilitas,” tambahnya.

Anthony juga menilai pendekatan komunikasi seperti ini semakin relevan di tengah tuntutan transparansi publik yang kian tinggi. “Tidak harus sering tampil, tetapi muncul pada momen yang tepat untuk merespons isu strategis, itu justru efektif,” katanya.

Capaian ini menegaskan bahwa komunikasi publik yang responsif, transparan, dan berbasis substansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat, sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan di era informasi yang serba cepat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.