Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Melalui JETP, Indonesia Dipercaya Dunia
Dana Transisi Energi Naik Jadi 356,8 Triliun
Sabtu, 6 Desember 2025 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komitmen pendanaan internasional untuk mendukung transisi energi di Indonesia melalui skema Just Energy Transition Partnership (JETP) terus menguat. Nilai dukungan kini mencapai 21,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 356,8 triliun (kurs Rp 16.670 per dolar AS).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan perkembangan positif itu saat Konferensi Pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
“Komitmen JETP disiapkan dana untuk Indonesia 20 miliar dolar AS (Rp 333 triliun). Sekarang sudah meningkat menjadi 21,4 miliar dolar AS (Rp 356,8 triliun,” kata Airlangga.
Baca juga : Perekonomian Indonesia 2026 Membaik, BSI Ramal Keuangan Syariah Makin Cerah
Peningkatan komitmen ini menunjukkan tingginya kepercayaan internasional terhadap proyek energi terbarukan di Indonesia.
Dana sebesar 21,4 miliar dolar AS tersebut terdiri dari 11,4 miliar dolar AS (Rp 189,8 triliun) dana publik yang berasal dari International Partners Group (IPG) dan 10 miliar dolar AS (Rp 166,5 triliun) dari Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ).
Hingga November 2025, Indonesia telah berhasil memobilisasi 3,1 miliar dolar AS (Rp 51,6 triliun) melalui skema JETP. Sementara, 5,5 miliar dolar AS (Rp 91,5 triliun) saat ini masih dalam proses negosiasi untuk proyek-proyek konkret.
Baca juga : Tetap Beraktivitas, Warga Pesisir Jakarta Sudah Terbiasa Diterjang Banjir Rob
Selain pendanaan, beberapa negara mitra juga memberikan dukungan teknis. Inggris dan Irlandia, misalnya, telah menyerah kan studi Just Framework yang berisi langkahlangkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan men dorong inklusivitas dalam transisi energi Indonesia.
Airlangga menyampaikan apresiasi kepada mitra-mitra internasional.
“Apresiasi Pemerintah Jepang kepada Sekretariat JETP dan juga kepada seluruh donor IPG atas JETP Progress Report tahun 2025 yang sedang difinalisasi,” tuturnya.
Baca juga : Taksiran Harga Sedang Dilakukan, Kejagung Siap Lelang Asetnya Sandra Dewi
Sejumlah proyek yang sedang dan akan dijalankan melalui skema pendanaan JETP meliputi Green Energy Corridor Sulawesi (GECS), program dedieselisasi, proyek geothermal (panas bumi) di Sumatera, serta proyek Waste to Energy (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah/PLTSa).
Airlangga menekankan, JETP menjadi bagian penting dari transformasi energi nasional. Terutama dengan target ambisius 70 gigawatt energi bersih dalam rencana pengembangan pembangkit hingga tahun 2034.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya