Dark/Light Mode

Ketahanan Energi RI Makin Kuat, Golkar Puji Langkah Strategis Prabowo

Jumat, 24 April 2026 06:40 WIB
Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi. (Foto: Dok. Golkar)
Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi. (Foto: Dok. Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah strategis Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantarkan Indonesia menuju ketahanan energi yang semakin solid. Partai Golkar pun memuji keberhasilan ini.

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar Abdul Rahman Farisi mengatakan, Presiden Prabowo telah menggunakan kewenangan secara tepat dan terarah dalam penanganan potensi krisis energi. Terutama dengan menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta memperkuat koordinasi lintas sektor melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi.

“Dalam struktur ini, Menteri ESDM memegang posisi kunci sebagai Ketua Satgas, sehingga kebijakan tidak terfragmentasi,” ucap Rahman, di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurut Rahman, Satgas tersebut memiliki mandat penting untuk mempercepat hilirisasi sumber daya alam. Termasuk, sektor energi dan mineral, sekaligus memastikan kebijakan antar kementerian berjalan terintegrasi.

Baca juga : Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp 15,4 T

Rahman melanjutkan, Presiden Prabowo juga memperkuat arsitektur ketahanan energi melalui Dewan Energi Nasional (DEN), yang menempatkan Menteri ESDM sebagai Ketua Harian. “Dengan desain seperti ini (terintegrasi), sektor energi kita semakin responsif terhadap gejolak global,” tambahnya.

Keakuratan kebijakan strategis Presiden Prabowo dalam penanganan potensi krisis energi, kata Rahman, tercermin dalam laporan JPMorgan Asset & Wealth Management bertajuk Pandora’s Box: The Global Energy Shock of 2026.

"Dalam laporan tersebut, Indonesia di posisi kedua dunia dalam ketahanan menghadapi guncangan harga energi global," ungkapnya.

Rahman melanjutkan, dalam laporan itu, Indonesia mencatat tingkat perlindungan energi sekitar 77 persen. Angka tersebut didukung oleh kekuatan sumber daya domestik seperti batu bara dan gas, serta kemampuan menjaga stabilitas pasokan dan harga energi di dalam negeri.

Baca juga : Pemerintah Jadi Early Adopter EV Domestik

“Ini menunjukkan desain kebijakan dan eksekusi di sektor energi berjalan efektif dan terukur. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan matang, inovasi kebijakan, dan konsistensi dalam implementasi," jelasnya.

Meski demikian, Rahman mengingatkan, tantangan ke depan tetap perlu diantisipasi. Terutama, terkait ketersediaan energi domestik dan upaya mengurangi ketergantungan impor. Dia juga meminta publik memberikan dukungan terhadap kebijakan Kementerian ESDM dalam urusan energi sekarang ini.

"Terutama, dalam menjaga ketersediaan BBM, stabilitas harga BBM subsidi, dan penyesuaian BBM nonsubsidi,” pungkas Rahman.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, ketahanan energi dan pangan menjadi faktor utama yang membuat Indonesia mampu meredam dampak ketidakpastian global. 

Baca juga : Sebulan Lagi, DPRD DKI Bakal Punya Ketua Baru

“Kita ketahui konflik di Selat Hormuz masih berlangsung dan perlu dimonitor secara berkala, karena harga minyak berfluktuasi setiap minggu,” ujar Airlangga, di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Airlangga mengatakan, Indonesia relatif lebih aman karena memiliki ketergantungan yang lebih rendah terhadap jalur distribusi energi global, berkat kebijakan diversifikasi energi yang konsisten dijalankan. Di sisi lain, ketahanan pangan nasional juga kuat, terutama karena pasokan pupuk dalam negeri yang surplus.

"Indonesia berpotensi menjadi pemasok bagi sejumlah negara. Ini membuat dampak gejolak global terhadap ekonomi domestik bisa diminimalkan,” pungkasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.