Dark/Light Mode

Wali Kota Cilegon Ajak Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Selasa, 28 April 2026 20:43 WIB
Wali Kota Cilegon Robinsar (Foto: Dok. Pemkot Cilegon)
Wali Kota Cilegon Robinsar (Foto: Dok. Pemkot Cilegon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Cilegon Robinsar mendorong adanya kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda), masyarakat, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan, untuk kemajuan Kota Cilegon. Penegasan itu disampaikan Robinsar saat menghadiri acara Riung Mungpulung, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Cilegon, Selasa (28/4/2026).

Dalam sambutannya, Robinsar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-27 Kota Cilegon, sebagai ajang refleksi terhadap kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan daerah. Menurut dia, peringatan HUT tak boleh sekadar menjadi kegiatan seremoni, tapi menjadi sarana evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan.

"Hari ulang tahun ke-27 ini bukan hanya untuk dirayakan, tapi harus menjadi renungan untuk kita. Apa yang sudah kita buat dan apa yang sudah kita berikan untuk kota tercinta ini," ujarnya, di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Banten, Selasa (28/4/2026).

Baca juga : 74 Tahun Pelni, Komisaris Ajak Jajaran Refleksi Perbaiki Layanan

Politisi Partai Golkar itu berharap, Kota Cilegon terus berkembang menjadi kota yang semakin maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Cilegon.

Lebih lanjut, Robinsar menekankan tentang pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor agar pembangunan daerah berjalan optimal dan berkelanjutan. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon atas dukungan yang telah diberikan.

"Alhamdulillah, langkah-langkah kami selalu didukung oleh Forkopimda dan DPRD Kota Cilegon. Tujuan kami sama, untuk mensejahterakan masyarakat," cetusnya.

Baca juga : PHE Dorong Kolaborasi dan Efisiensi untuk Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Robinsar mengungkapkan, pada awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Cilegon menghadapi tantangan serius berupa defisit anggaran sebesar Rp 135 miliar. Namun, kondisi tersebut berhasil diatasi dengan kerja sama seluruh perangkat daerah, sehingga tak lagi terjadi defisit anggaran di tahun 2026.

"Ini menunjukkan, kolaborasi merupakan kunci dalam menyelesaikan persoalan daerah. Kolaborasi antara Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan, merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah," tuturnya.

Robinsar juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat di tahun 2026, yang berdampak pada pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 235 miliar. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan besar yang harus dihadapi dengan inovasi dan kreativitas dalam menggali sumber pendapatan daerah.

Baca juga : Wali Kota Tangerang Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

"Saya minta perangkat daerah melakukan inovasi untuk menggali berbagai potensi, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Termasuk, melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.