Dark/Light Mode

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim Tata Kawasan Bersejarah

Minggu, 10 Mei 2026 20:51 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (Foto: Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (Foto: Dok. Pemkot Bogor)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim akan menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi soal penataan tata ruang dan pengembangan kawasan bersejarah di Kota Bogor. Dia memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan merevitalisasi seluruh kawasan yang memiliki nilai historis dan budaya tinggi.

Penegasan itu disampaikan Dedie usai mengikuti rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Vihara Dhanagun, Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Jumat (8/5/2026). Pihaknya mengapresiasi upaya dan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam menjaga dan memperkuat identitas kawasan bersejarah.

"Kami bersyukur, Gubernur Jawa Barat punya perhatian khusus kepada Kota Bogor. Salah satunya, tentang tata ruang Kota Bogor yang beliau sampaikan, dan memberikan perhatian khusus," ujarnya.

Baca juga : Tanpa Dana CSR, Izin Proyek Tak Dikeluarkan

Dedie mengungkapkan, salah satu titik yang akan mendapat perhatian serius dari Pemkot Bogor, kawasan Jalan Surya Kencana. Menurut dia, kawasan itu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang budaya sekaligus destinasi sejarah yang merepresentasikan identitas Kota Bogor.

Politisi PAN itu menegaskan, rencana penataan kawasan tersebut akan dilakukan secara bertahap, melalui proses perencanaan matang, serta penganggaran yang disesuaikan dengan tata kelola pemerintahan dan rencana tata ruang daerah.

"Jalan Surya Kencana sangat berkesan bagi Beliau (Gubernur Jabar), dan ingin diberikan perhatian. Ide ini diungkapkan sekarang, tapi proses pelaksanaannya pasti membutuhkan waktu," jelasnya.

Baca juga : Fadli Zon Dorong Penguatan Kolaborasi Budaya Indonesia-China

Dedie meyakini, dukungan Pemprov Jabar akan mempercepat upaya penataan kawasan bersejarah di Kota Bogor. "Hal ini akan menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya yang dilakukan secara berkelanjutan," imbuhnya.

Dedie menambahkan, penegasan komitmen penataan kawasan bersejarah dilakukan di tengah perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Kegiatan yang menyedot perhatian ribuan warga itu, urai dia, dimeriahkan dengan partisipasi 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jabar, 14 kampung adat, serta 885 seniman budaya.

"Kegiatan ini bukan sekadar hiburan budaya. Ini ruang strategis untuk mempererat persatuan dalam keberagaman, sekaligus memperkuat identitas Kota Bogor sebagai kota yang kaya akan nilai budaya dan keberagaman," cetusnya. 

Baca juga : Wali Kota Cirebon: Rotasi Jabatan Berdasar Kinerja

Dedie berharap, semangat pelestarian budaya yang lahir dari Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda terus tumbuh, dan dapat menjadi penguat langkah Pemkot Bogor dalam menata kawasan bersejarah sebagai wajah budaya kota di masa depan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.