Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
IKA Jurnalistik UIN Bandung Kutuk Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Israel
Selasa, 19 Mei 2026 17:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Jurnalistik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mengutuk keras penangkapan jurnalis Indonesia oleh tentara Israel pada Senin (18/5/2026).
Ketua IKA Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kelik Nursetiyo Widiyanto, menyatakan, penangkapan itu melanggar Hukum Humaniter Internasional terutama melalui Protokol Tambahan I Tahun 1977 Konvensi Jenewa, yang menyatakan bahwa jurnalis berstatus sebagai warga sipil sehingga dilarang keras untuk diserang, ditangkap, atau disandera, selama mereka tidak melakukan tindakan yang terlibat langsung dalam permusuhan.
Klik menerangkan, para jurnalis yang ditangkap sedang bertugas dalam misi kemanusiaan menggunakan kapal Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza, bukan sebagai kombatan perang.
Baca juga : BSI Libatkan Puluhan UMKM Binaan Produksi Perlengkapan Jemaah Haji Indonesia
“Para jurnalis yang ditangkap sedang bertugas dalam misi kemanusiaan kapal Global Sumud Flotilla yang sedang dalam perjalanan menuju Jalur Gaza, bukan sebagai tentara untuk berperang. Oleh karenanya, hak warga sipil mereka tetap berlaku,” ucapnya, Selasa (19/5/2026).
IKA Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung juga mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas melalui jalur diplomatik maupun desakan kepada lembaga internasional agar Israel segera membebaskan para jurnalis tersebut.
“Mendesak Pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dan melakukan aksi nyata, baik secara diplomatik maupun melalui desakan kepada lembaga internasional lainnya agar Israel membebaskan para jurnalis tersebut,” sambung Klik.
Baca juga : Menkomdigi Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia Dalam Misi Kemanusiaan Gaza
Dalam pernyataannya, Kelik juga menyerukan solidaritas keluarga besar alumni Jurnalistik UIN Bandung untuk membantu pembebasan para jurnalis, termasuk alumni Jurnalistik UIN Bandung, Thoudy Badai.
“Kami menyerukan kepada keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk membantu semampunya demi pembebasan para jurnalis tersebut, termasuk saudara kita Thoudy Badai, walaupun melalui bantuan doa yang dipanjatkan dalam shalat,” ujarnya.
IKA Jurnalistik UIN Bandung juga mengajak masyarakat Indonesia tetap bersatu menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Baca juga : Iwakum Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
“Seperti pesan Thoudy Badai dan kawan-kawan yang sedang ditawan, rakyat Indonesia harus tetap bersatu menyuarakan kemerdekaan Palestina. Kami juga mendorong seluruh alumni Jurnalistik UIN Bandung untuk menyedekahkan sebagian hartanya bagi perjuangan rakyat Palestina sebagai bentuk nyata keberpihakan,” pungkas Kelik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya