Dark/Light Mode

Babah Alun Gabung Amirul Hajj, Bawa Terobosan

Selasa, 19 Mei 2026 17:51 WIB
Jusuf Hamka atau Babah Alun (kiri) saat diwawancarai RM.id di sekitar Masjid Al-Haram, Makkah. [Foto: Rusma/RM.id]
Jusuf Hamka atau Babah Alun (kiri) saat diwawancarai RM.id di sekitar Masjid Al-Haram, Makkah. [Foto: Rusma/RM.id]

RM.id  Rakyat Merdeka -  

Laporan Muhammad Rusmadi & Tim Media Center Haji, Makkah

Tokoh Muslim Tionghoa sekaligus pengusaha nasional, Jusuf Hamka, turut bergabung dalam rombongan Amirul Hajj Indonesia yang tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin (19/5/2026).

Baca juga : Persiapan Puncak Haji Capai 90 Persen

 

 

Pengusaha yang akrab disapa Babah Alun itu datang bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, serta tim monitoring dari Kementerian Pertahanan.

Baca juga : Kasus Samin Tan, Kejagung Jemput Paksa Satu Tersangka

Kehadiran Jusuf Hamka dalam jajaran Amirul Hajj dinilai memberi warna baru dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Dia tidak hanya mewakili unsur pengusaha, tetapi juga menjadi simbol keterlibatan kelompok minoritas dalam pelayanan haji nasional.

Sesaat setelah tiba di Jeddah, Jusuf menjelaskan alasan keterlibatannya dalam tim Amirul Hajj tahun ini. Menurutnya, dia mendapat mandat untuk melihat peluang strategis dari sisi ekonomi haji yang selama ini dinilai belum tergarap optimal.

Jusuf menilai, besarnya penyelenggaraan ibadah haji Indonesia seharusnya mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha nasional.

Baca juga : Bupati Tulungagung Diduga Peras Camat Dan Kepsek

“Pertama, tentunya kenapa saya jadi Amirul Hajj tadi sudah dijelaskan, karena fungsinya untuk melihat peluang-peluang secara ekonomi. Kebetulan mungkin saya mewakili pengusaha, teman-teman pengusaha dalam negeri, ingin mencoba menjajaki apa yang bisa bermanfaat,” ujar Jusuf Hamka.

Menurutnya, dana besar yang berputar dalam ekosistem haji perlu dikelola lebih produktif agar tidak seluruhnya mengalir keluar negeri tanpa memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia. Dia berharap, penguatan sektor ekonomi haji nantinya juga dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah Indonesia.

“Supaya dana kita tidak keluar saja begitu, tetapi dimanfaatkan oleh keluarga kita, sehingga juga nanti memberikan pelayanan yang lebih prima,” katanya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.