Dark/Light Mode

Babah Alun Gabung Amirul Hajj, Bawa Terobosan

Selasa, 19 Mei 2026 17:51 WIB
Jusuf Hamka atau Babah Alun (kiri) saat diwawancarai RM.id di sekitar Masjid Al-Haram, Makkah. [Foto: Rusma/RM.id]
Jusuf Hamka atau Babah Alun (kiri) saat diwawancarai RM.id di sekitar Masjid Al-Haram, Makkah. [Foto: Rusma/RM.id]

 Sebelumnya 
Jusuf juga mengapresiasi langkah Prabowo Subianto yang membentuk Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian tersendiri. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan besar dalam tata kelola haji nasional.

Dia menilai, pasar dan potensi ekonomi haji Indonesia sangat besar, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal selama puluhan tahun terakhir.

Baca juga : Persiapan Puncak Haji Capai 90 Persen

“Mungkin Pak Dahnil maupun Pak Menteri maupun Pak Prabowo ingin melihat ini pasar haji cukup besar, cukup luas. Nah, kenapa selama puluhan tahun ini, mungkin hampir 100 tahun, kenapa kita tidak sempurnakan?” ujarnya.

Jusuf menilai, sinergi antara Pemerintah dan kalangan pengusaha menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan ekosistem haji yang lebih modern dan berkelanjutan. Keterlibatan dunia usaha, menurutnya, bukan semata-mata untuk kepentingan bisnis, melainkan juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.

Baca juga : Kasus Samin Tan, Kejagung Jemput Paksa Satu Tersangka

Dia menyebut, pembenahan sistem haji membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor swasta, agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

“Nah, mumpung ada Kementerian Haji, Pak Prabowo ingin memperbaiki, Gus Ifan, Pak Dahnil ingin memperbaiki, yuk kita sama-sama. Makanya digandenglah pengusaha,” kata Jusuf.

Baca juga : Bupati Tulungagung Diduga Peras Camat Dan Kepsek

Dengan gaya khasnya yang santai dan optimistis, Babah Alun menilai keterlibatannya dalam Amirul Hajj sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat pelayanan sekaligus kemandirian ekonomi haji Indonesia. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.