Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gedung Perpus Kota Cilegon Diresmikan, Perkuat Literasi dan Pembangunan SDM Daerah
Rabu, 20 Mei 2026 15:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gedung Perpustakaan Daerah Kota Cilegon diresmikan, Selasa (19/5/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah. Kehadiran gedung perpustakaan tersebut tidak sekadar menjadi simbol fasilitas layanan publik, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Cilegon.
Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Prof. E. Aminudin Aziz, menyampaikan bahwa Kota Cilegon saat ini menempati posisi tertinggi IPLM di Provinsi Banten dengan nilai 28,75. Namun, angka tersebut masih berada pada kategori rendah secara nasional sehingga memerlukan penguatan melalui kolaborasi lintas sektor dan optimalisasi ekosistem literasi daerah.
Dia menerangkan, tantangan utama peningkatan IPLM bukan terletak pada rendahnya minat baca masyarakat, melainkan belum optimalnya koordinasi, pendataan, dan pelaporan kegiatan literasi yang dilakukan berbagai pihak di daerah.
“Persoalan yang muncul di dalam pembangunan IPLM adalah rendahnya koordinasi yang dilakukan oleh pemimpin daerah untuk menggerakkan simpul-simpul pergerakan literasi itu sendiri,” ujarnya, saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Gedung Perpustakaan dan Festival Literasi Kota Cilegon.
Kepala Perpustakaan Nasional, Prof. E. Aminudin Aziz (Foto: Dok. Perpusnas)
Baca juga : Persija Bangga! Witan Cs Dipercaya Perkuat Timnas di ASEAN Hyundai Cup 2026
Prof. Amin menjelaskan, program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung peningkatan IPLM. Melalui pendekatan tersebut, perpustakaan didorong tidak hanya menjadi ruang membaca, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat, pengembangan kreativitas, hingga penguatan ekonomi lokal.
“Ketika mengembangkan produk rumah tangga dilakukan di perpustakaan dan didukung oleh dinas UMKM. Lalu, seluruh kegiatannya tercatat dan terlaporkan dengan baik, maka nilai IPLM akan meningkat dengan sendirinya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Amin juga menyoroti pemanfaatan bantuan buku yang telah disalurkan Perpusnas ke Kota Cilegon. Sebanyak 58 ribu buku telah didistribusikan ke 58 titik baca yang tersebar di taman baca desa maupun kelurahan. Namun, pemanfaatannya dinilai belum sepenuhnya tercatat dalam sistem pelaporan Dinas Perpustakaan Kota Cilegon sehingga kontribusinya terhadap capaian IPLM belum optimal.
“Saya sangat mendorong dan mengajak, mari kita manfaatkan keberadaan buku ini supaya buku tidak hanya menjadi penunggu sepinya perpustakaan, tapi buku betul-betul menjadi teman berpikir, menjadi sumber ilmu pengetahuan baru bagi para pembacanya,” ungkapnya.
Gedung Perpustakaan Daerah Kota Cilegon (Foto: Dok. Perpusnas)
Baca juga : Bangun Desa Antikorupsi, LKPP Perkuat Tata Kelola dan Pengadaan SDM
Di acara yang sama, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perpusnas dalam mewujudkan pembangunan gedung perpustakaan daerah yang telah lama menjadi harapan masyarakat Kota Cilegon. “Kami yakin kehadiran perpustakaan ini sangat dinantikan oleh masyarakat kami, mampu meningkatkan literasi, serta mutu SDM Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen Pemkot Cilegon untuk terus memperkuat fasilitas perpustakaan, menambah koleksi buku, serta mengoptimalkan fungsi gedung perpustakaan sebagai ruang publik yang aktif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung agar perpustakaan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Cilegon. Saya juga berharap agar seluruh jajaran dapat merawat gedung perpustakaan ini agar kondisinya tetap layak dan prima untuk bisa melayani masyarakat Cilegon,” tegasnya.
Gedung Perpustakaan Daerah Kota Cilegon dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Perpustakaan Tahun 2025 dengan nilai anggaran Rp 8,7 miliar. Peresmian gedung tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Literasi Masyarakat Kota Cilegon yang berlangsung pada 19–21 Mei 2026.
Baca juga : KSPSI Dorong Produksi Nasional untuk Tekan Impor dan Buka Lapangan Kerja
Festival literasi tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, antara lain gelar wicara bersama Duta Baca Indonesia dan Read Aloud Indonesia, sosialisasi literasi hukum dan keuangan, bedah buku, hingga pelatihan menulis dan mendongeng.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya