Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dekat Dengan Rakyat
Presiden Prabowo Sapa Massa Aksi Tani Merdeka Indonesia Dan APPSI
Rabu, 20 Mei 2026 19:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyapa massa aksi yang terdiri dari anggota Tani Merdeka Indonesia dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Kehadiran dan sapaan Presiden disambut antusias oleh peserta aksi yang hadir membawa semangat dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam suasana yang berlangsung hangat dan tertib, Presiden terlihat menyampaikan salam kepada peserta aksi dari kendaraan yang melintas di tengah kerumunan massa.
Massa aksi membalas sapaan tersebut dengan mengangkat tangan, mengibarkan bendera organisasi, serta menyampaikan dukungan secara langsung.
Koordinator Aksi, Aiman Adnan, mengatakan momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara kepemimpinan nasional dengan kelompok masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam roda ekonomi rakyat.
Baca juga : Manifesto Kebangkitan Nasional dan Api Trisakti Menuju Indonesia Emas 2045
“Bagi kami, sapaan Presiden kepada massa aksi bukan sekadar gestur seremonial, tetapi menunjukkan bahwa suara petani, pedagang pasar, dan masyarakat kecil tetap menjadi bagian yang didengar dalam pembangunan nasional,” ujar Aiman Adnan.
Menurut Aiman, kehadiran massa aksi juga membawa semangat untuk terus mengawal penguatan ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada petani, pedagang pasar, pelaku usaha kecil, dan masyarakat luas.
“Kami berharap semangat membangun ekonomi yang berkeadilan terus dijaga. Petani dan pedagang pasar adalah fondasi ekonomi rakyat yang perlu mendapatkan perhatian dan ruang tumbuh yang lebih kuat,” tambahnya.
Aksi yang diikuti unsur Tani Merdeka Indonesia, APPSI, perwakilan dari organisasi buruh, Ojol, mahasiswa dari Semmi, PII, hingga LMND ini berlangsung dengan tertib dan menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus dukungan terhadap agenda pembangunan ekonomi yang dinilai memberi perhatian terhadap sektor rakyat.
Melalui momentum tersebut, Tani Merdeka Indonesia dan APPSI menegaskan komitmen untuk terus berpartisipasi dalam memperkuat ekonomi rakyat serta menjaga kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Baca juga : Gerindra: Prabowo Ajak Masyarakat Tetap Optimis
Dukung Pemerintahan Prabowo
Mereka juga menegaskan dukungan terhadap arah pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mengedepankan prinsip ekonomi kerakyatan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Dalam pernyataannya, kedua organisasi menilai pembangunan ekonomi nasional perlu dijalankan dengan memastikan manfaat yang dapat dirasakan secara luas oleh petani, pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat kecil lainnya.
Menurut mereka, pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemerataan dan perlindungan terhadap kelompok produktif di akar rumput.
Dukungan tersebut diberikan karena arah kebijakan ekonomi yang dibangun dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan asas kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial sebagai fondasi pembangunan nasional.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Arena Selatan 2026, Ajang Tinju Solusi Tekan Kekerasan di Pelajar
“Kami memandang ekonomi Indonesia harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil perlu memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Negara harus hadir menjaga keadilan dan memastikan pembangunan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu,” ujar Aiman Adnan.
Dalam pernyataan sikap tersebut, Tani Merdeka Indonesia dan APPSI menyampaikan lima poin utama, yakni mendukung sistem ekonomi kerakyatan berlandaskan asas kekeluargaan, mendukung upaya melawan praktik monopoli dan permainan harga yang merugikan rakyat, memperkuat koperasi dan ekonomi desa, mendorong keberpihakan nyata kepada petani dan pedagang pasar, serta memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan ekonomi nasional.
Aiman menjelaskan bahwa penguatan koperasi dan perlindungan pasar rakyat menjadi bagian penting untuk memastikan akses usaha, modal, distribusi, dan pasar yang lebih adil bagi masyarakat.
“Ekonomi kerakyatan bukan sekadar konsep, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami ingin petani dan pedagang memiliki ruang tumbuh yang lebih kuat dan berkelanjutan,” kata Aiman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya