Dark/Light Mode

Tiga Caketum Hipmi Walkout Dari Debat Kandidat Di Bali

Minggu, 24 Mei 2026 12:09 WIB
Tiga calon Ketua Umum BPP Hipmi meninggalkan arena Debat Kandidat Kedua Munas XVIII Hipmi di Bali, Sabtu (23/5/2026). Dok. Ist
Tiga calon Ketua Umum BPP Hipmi meninggalkan arena Debat Kandidat Kedua Munas XVIII Hipmi di Bali, Sabtu (23/5/2026). Dok. Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Debat kedua Calon Ketua Umum (Caketum) BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) diwarnai aksi walkout tiga kandidat pada Sabtu (23/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap keputusan panitia yang tetap menetapkan Lampung sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-XVIII.

Aksi walkout pertama dilakukan oleh caketum nomor urut 1, Reynaldo Bryan. Dalam forum debat yang berlangsung di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali, Reynaldo menyatakan memilih tidak melanjutkan debat sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi sejumlah daerah yang menolak pelaksanaan Munas di Lampung.

“Sebagai calon ketua umum nomor Urut 1 saya mohon maaf kepada ayahanda, seluruh pengurus BPP HIPMI, ketua SC dan OC. Saya harus membawa aspirasi daerah terkait dengan tempat dilaksanakannya Munas. Oleh karena itu saya putuskan untuk tidak melanjutkan debat untuk menghargai aspirasi daerah,” kata Reynaldo.

Baca juga : Ketum Hipmi Jatim Bantah Mayoritas BPD Tolak Munas Di Lampung

Keputusan Reynaldo mendapat respons dari para pendukung, simpatisan, senior, serta anggota HIPMI yang hadir di lokasi. Tepuk tangan mengiringi pernyataan sikap tersebut. Tak lama berselang, langkah Reynaldo diikuti oleh caketum nomor urut 3, Afifuddin Kalla, yang juga memilih meninggalkan arena debat.

“Kami tidak akan melanjutkan debat kali ini, terima kasih,” sambung Afifuddin.

Sikap serupa kemudian disampaikan caketum nomor urut 4, Anthony Leong. Ia menyatakan keberatan atas keputusan penyelenggaraan Munas HIPMI ke-XVIII di Lampung. Leong meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti.

Baca juga : AHY Gaungkan Infrastruktur Hijau Dan Ketahanan Asia Di Forum Global Singapura

“Kami berharap ini bisa ditindaklanjuti, terima kasih,” ujar Anthony.

Sebelumnya, penetapan Lampung sebagai tuan rumah Munas HIPMI ke-XVIII disebut telah menuai keberatan dari berbagai pihak. Sejumlah aspirasi mempertanyakan kesiapan daerah tersebut, baik dari sisi infrastruktur maupun suprastruktur, untuk menjadi lokasi pelaksanaan agenda organisasi tersebut.

Meski demikian, panitia penyelenggara disebut tetap mempertahankan keputusan agar Munas XVIII HIPMI berlangsung di Lampung. Situasi itu pun memicu protes terbuka dalam forum debat calon ketua umum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.