Dark/Light Mode

Gibran Dampingi Presiden Prabowo Pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 14:23 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming berbincang ringan sebelum mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Dok. Setpres
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming berbincang ringan sebelum mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Dok. Setpres

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa kepada Presiden selaku Inspektur Upacara. Selanjutnya, penghormatan kebesaran disusul dengan mengheningkan cipta, pembacaan Naskah Pancasila oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.

Dalam amanatnya, Presiden mengingatkan bahwa Pancasila lahir dari sejarah panjang perjuangan bangsa dan menjadi fondasi yang mempersatukan Indonesia yang majemuk.

Baca juga : Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir Kepada Ryamizard Ryacudu

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” tuturnya.

Selain sebagai dasar persatuan, Presiden juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila pun harus menjadi landasan pembangunan ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan secara turun-temurun.

“Kita percaya bahwa kekayaan alam bukan sekedar komoditas ekonomi, kekayaan alam adalah Amanah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat dan juga untuk anak dan cucu kita. Untuk masa depan, untuk generasi-generasi yang akan datang,” ujarnya.

Baca juga : Bertemu Macron, Presiden Prabowo Kembali Melawat Ke Prancis

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus memberikan manfaat yang nyata dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Ekonomi kita tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang saja,” tegas Presiden.

“Sudah terlalu lama harga berbagai kekayaan alam kita ditentukan oleh pihak lain, ditentukan di negara lain. Sudah terlalu lama sebagian keuntungan dari sumber daya alam mengalir ke luar negeri dan tidak tinggal di Ibu Pertiwi,” tandasnya.

Baca juga : Antusias Panen Udang di Kebumen, Prabowo Ikut Tarik Jaring dengan Nelayan

Sebagai informasi, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan nasional sekaligus pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Turut hadir dalam upacara ini Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wapres RI ke-13 Ma’ruf Amin. Hadir pula para pimpinan lembaga negara, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, para pejabat tinggi negara, serta tokoh nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.