Dark/Light Mode

Kurma Ajwa Madinah, Warisan Nabi Penuh Manfaat

Senin, 15 Juni 2026 07:30 WIB
Castle Farms, salah satu pengelola perkebunan kurma terbesar di Madinah. (Foto: MCH 2026)
Castle Farms, salah satu pengelola perkebunan kurma terbesar di Madinah. (Foto: MCH 2026)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi Dari Media Center Haji, Makkah

Kurma Ajwa menjadi salah satu buah yang paling diburu para jemaah haji dan umrah saat berkunjung ke Madinah. Selain dikenal sebagai kurma kesukaan Rasulullah SAW, Ajwa juga memiliki cita rasa khas dan nilai spiritual yang membuatnya istimewa di kalangan umat Islam. 

Keistimewaan kurma Ajwa tidak hanya terletak pada sejarahnya yang erat dengan perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW. Buah ini juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan yang membuat permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Secara fisik, kurma Ajwa memiliki ciri yang mudah dikenali. Warnanya cenderung hitam pekat dengan tekstur lembut dan rasa manis yang tidak berlebihan dibandingkan beberapa jenis kurma lainnya. 

Strategic Director Castle Farm Dates, Dr Abdulmoizz Shakeel, menjelaskan bahwa Ajwa merupakan salah satu varietas kurma paling istimewa yang tumbuh di Madinah. 

Menurutnya, kurma tersebut memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan jenis kurma lain yang tumbuh di Arab Saudi maupun negaranegara Timur Tengah lainnya. 

Kurma Ajwa merupakan kesukaan Nabi. Kurma ini mudah dikenali dengan warna yang hitam, rasa manis, dan lembut,” katanya saat ditemui di kawasan perkebunan Castle Farms,

Baca juga : KPK Tak Ajukan Banding, Vonis Noel Cs Inkrah

Castle Farms sendiri merupakan salah satu pengelola perkebunan kurma terbesar di Madinah. Perusahaan ini mengelola lahan sekitar 60 hektare yang sebagian besar ditanami pohon kurma Ajwa. 

Abdulmoizz menjelaskan, selain unggul dari sisi rasa, pohon Ajwa juga memiliki karakter unik. Pohon tersebut mampu berbuah meski ukurannya belum terlalu tinggi dibandingkan varietas kurma lainnya. 

Namun demikian, untuk menghasilkan buah dengan kualitas premium, proses budidayanya memerlukan perhatian dan perawatan yang sangat intensif. 

Menurutnya, ukuran dan kualitas buah sangat dipengaruhi oleh metode perawatan yang diterapkan sejak masa pertumbuhan hingga panen. 

“Perawatannya harus ekstra untuk menghasilkan buah terbaik. Jika ingin buahnya besar, maka harus sering dipetik. Kalau didiamkan saja sejak berbuah, maka buahnya akan kecil,” ujarnya. 

Sebagai pengelola generasi ketiga, Abdulmoizz mengaku pengalaman turun-temurun menjadi modal penting dalam menjaga kualitas hasil panen. Tradisi tersebut terus dipertahankan sembari memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas. 

Selain memiliki keunggulan dari sisi budidaya, kurma Ajwa juga diyakini menyimpan nilai keberkahan yang besar. Keutamaan buah ini disebutkan dalam berbagai hadis yang diriwayatkan Rasulullah SAW. 

Baca juga : Timboel Siregar: Regulasi Sudah Ada, Tinggal Implementasi

Pembimbing Ibadah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Lilik Musfiroh, menjelaskan bahwa kurma Ajwa memiliki posisi istimewa dalam tradisi Islam. 

Dia mengatakan, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari. 

Menurutnya, anjuran tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang sangat mendalam. 

“Rasul meriwayatkan barang siapa memakan tujuh buah kurma Ajwa di pagi hari, maka dia akan terhindar dari sihir maupun racun pada hari itu,” katanya. 

Keistimewaan Ajwa itulah yang membuat permintaannya terus meningkat, terutama pada musim haji dan umrah ketika jutaan Muslim dari berbagai negara datang ke Tanah Suci. 

Popularitas Ajwa juga berhasil membawa produk kurma Madinah menembus pasar internasional. Salah satu perusahaan yang berperan besar dalam ekspor kurma Ajwa adalah Castle Farms. 

Mengandalkan pengalaman bertani selama tiga generasi, perusahaan tersebut berhasil mengembangkan bisnis kurma hingga menjangkau puluhan negara di berbagai kawasan dunia. 

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: Jika Tidak Ditangani, Berpotensi Gagal Bayar

Indonesia menjadi salah satu pasar utama yang secara konsisten menerima pasokan kurma dari perusahaan tersebut setiap tahunnya. 

Abdulmoizz mengatakan Castle Farms saat ini mengekspor produknya ke sekitar 25 negara. 

Menurutnya, pengalaman panjang yang diwariskan secara turun temurun menjadi fondasi utama dalam menghasilkan kurma Ajwa berkualitas tinggi. 

“Alhamdulillah, kami mengekspor ke sekitar 25 negara. Castle Farms memiliki pengalaman bertani selama tiga generasi dan pengalaman tersebut digunakan dalam membudidayakan salah satu kurma Ajwa dan kurma lainnya yang terbaik serta berkualitas paling tinggi di wilayah ini,” katanya. 

Setiap tahun, Castle Farms mengekspor lebih dari 500 ton kurma Ajwa ke berbagai negara. Jumlah tersebut belum termasuk varietas premium lainnya seperti Sukkari, Majdool, Anbara, dan Sugai. 

Jangkauan pemasaran mereka meliputi kawasan Asia, Afrika hingga Amerika Utara. Tingginya permintaan menunjukkan besarnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas kurma asal Madinah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.