Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta meminta semua partai politik (parpol) kembali menjalankan fungsi utama sebagai mesin perubahan sosial. Bukan sekadar mengikuti arus opini publik demi eksistensi.
Hal itu disampaikan Anis saat memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD Partai Gelora, di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Anis, organisasi politik mengemban misi perubahan. Karena itu, para pemimpin politik tidak cukup hanya mendengar suara rakyat, tetapi juga harus mampu mengarahkan masyarakat menuju kondisi yang lebih baik.
"Organisasi politik pada dasarnya diciptakan untuk menjalankan misi sebagai mesin perubahan," tegasnya.
Anis memaparkan, seorang politisi harus memahami cara berpikir publik agar mampu menghadirkan solusi dan perubahan yang dibutuhkan. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang mampu memengaruhi persepsi publik dan mengubah cara hidup masyarakat ke arah yang lebih baik.
Baca juga : Usung Semangat Abeh Ube Abeh, Dek Gam Ingin Jadikan Aceh Lumbung Suara PAN
"Kalau kita mampu mengubah persepsi publik, itu baru pemimpin. Kalau kita mampu mengubah cara masyarakat hidup, itu baru partai politik. Kalau hanya mengikuti arus, kita adalah pengikut, bukan pemimpin," ucapnya.
Anis melihat, fungsi parpol sebagai agen perubahan sosial mulai tergerus akibat praktik politik yang terlalu berorientasi pada modal dan kepentingan elektoral. Akibatnya, banyak parpol lebih berfungsi sebagai kendaraan untuk meraih kekuasaan daripada menjadi instrumen transformasi sosial.
Karena itu, ia meminta seluruh kader Partai Gelora yang duduk di legislatif untuk tampil sebagai pemimpin perubahan di daerah masing-masing. Ia menegaskan, keberhasilan parpol tidak semata ditentukan besarnya sumber daya yang dimiliki, melainkan oleh kemampuan menghadirkan gagasan yang mampu menggerakkan masyarakat.
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mencontohkan sejumlah organisasi kemasyarakatan yang mampu berkembang besar meski berawal dengan sumber daya terbatas. Kesuksesan mereka ditopang oleh semangat sukarela dan tujuan perubahan yang kuat.
Anis juga meminta kader dan anggota DPRD Partai Gelora menyiapkan strategi politik yang sesuai dengan karakter partai untuk menghadapi Pemilu 2029. "Pahami cara berpikir partai besar, tetapi jangan mengikuti cara kerjanya. Kita harus menemukan cara sendiri untuk memenangkan Partai Gelora pada 2029," pesannya.
Baca juga : Dony Oskaria: Danantara Tak Sama Dengan 1MDB
Ia mengajak kader mempelajari sejarah politik dan hubungan internasional guna memahami bagaimana kekuatan yang relatif kecil mampu bertahan dan berkembang menghadapi tantangan yang lebih besar.
Menurutnya, kreativitas berpikir dan keberanian mengambil pendekatan berbeda menjadi modal penting bagi partai politik baru untuk bersaing di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.
"Kalau Anda ingin mengalahkan partai besar dalam pemilu, tetapi cara berpikir kita adalah cara berpikir partai besar, Anda tidak akan pernah menang," ujarnya.
Anis menjelaskan, keberhasilan sebuah organisasi politik ditentukan tiga faktor utama, yakni ide, manusia, dan sumber daya. Dari ketiga unsur tersebut, penguatan ide dan kualitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama.
"Oleh karena itu, yang harus kita perkuat pertama kali dari tiga unsur ini adalah ide dan orang," katanya.
Baca juga : Investasi KEK Gresik Tembus Rp 113 Triliun
Ia optimistis Partai Gelora memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih kuat pada Pemilu 2029. Optimisme itu muncul setelah mendengar pengalaman dan pandangan anggota DPRD Partai Gelora dari berbagai daerah yang telah menjalankan tugas selama hampir dua tahun terakhir.
"Saya merasa mendapat sumber keyakinan setelah mendengar Saudara-Saudara semuanya. Kita mempunyai banyak peluang untuk bertumbuh lebih besar pada Pemilu 2029 yang akan datang," ungkapnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya