Dark/Light Mode

Pesan KDM ke Pemilik Kost: Cek KTP & Surat Nikah Penyewa, Laporkan ke RT/RW

Rabu, 24 Juni 2026 10:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: tangkapan layar IG)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: tangkapan layar IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengingatkan seluruh pemilik kost agar tak segan mengecek dan meneliti surat atau akte nikah, serta KTP pria wanita penyewa yang mengaku sebagai pasangan suami istri. 

Menurutnya, hal ini penting dilakukan pemilik kost, untuk mencegah kejadian penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat terhadap YTR di sebuah tempat kost di Bandung, selama tiga tahun.

Baca juga : Menkes Jalani Cek Kesehatan Gratis, Lingkar Perutnya Masih Aman

Tersangka sudah berhasil ditangkap di wilayah Ciparay, Bandung dan diamankan Polda Jabar di sel khusus yang dilengkapi dengan CCTV pada Selasa (23/6/2026) malam.

"Berkaca dari peristiwa yang dialami oleh korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat yang tertangkap tadi malam di Majalaya, saya menyampaikan pada seluruh warga Jawa Barat, para pemilik kos, untuk setiap tamu yang datang, apabila memang sudah berpasangan, sebaiknya ditanya surat nikahnya, dilihat KTP-nya, diakurkan satu rumah atau tidak asalnya," kata Dedi yang akrab disapa KDM via Instagram, Rabu (24/6/2026).

Baca juga : Kementerian UMKM Teken PKP 2025 Tegaskan Aspek Kualitas Penyaluran KUR

"Atau ketika beda rumah, kalau sudah ada surat nikah, itu cermin bahwa mereka adalah pasangan keluarga atau suami istri," imbuhnya.

KDM menuturkan, hal ini sangat penting dilakukan, mengingat tempat-tempat kos kerap menerima pasangan tanpa melihat identitas dan surat nikah.

Baca juga : Apresiasi Personel Pemilik Pesantren Gratis, Kapolri Perwirakan Aiptu Jimmi

Selain itu, KDM juga menyarankan pemilik kost untuk secara rutin mendaftarkan nama penyewa ke RT/RW setempat untuk menghindari problem-problem yang tidak diinginkan, manakala orang tersebut melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum.

"Ini adalah bagian upaya pelindungan kita. Semoga seluruh para kepala desa, para kepala kelurahan, ketua RT dan RW aktif melakukan monitoring ke berbagai tempat yang merupakan tempat-tempat orang menginap, baik dalam jangka waktu pendek maupun lama," pungkas KDM.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.