Dark/Light Mode

Menteri Dody Pastikan Batal Ke AS: Saya Lebih Pilih Ke Gayo Aceh

Rabu, 8 Juli 2026 19:22 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026). Dody memastikan batal melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026). Dody memastikan batal melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan batal melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat (AS), setelah surat administrasi pengurusan visanya ramai diperbincangkan di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Dody usai meninjau Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7/2026).

"Batal-batal. Kalau ke Amerika batal," kata Dody kepada wartawan.

Dody mengaku telah beberapa kali berkunjung ke Amerika Serikat. Kali ini, ia memilih tetap menjalankan tugas di dalam negeri, termasuk meninjau langsung infrastruktur di kawasan Gayo.

Baca juga : Kemenkeu Pastikan Pajak JHT Pensiun Rp 50 Juta Ke Bawah 0 Persen

"Saya sudah beberapa kali ke Amerika. Saya lebih memilih ke Enang-Enang," ujarnya.

Sebelumnya, beredar surat perjalanan dinas Menteri PU ke New York yang memunculkan isu bahwa kunjungan tersebut, termasuk keikutsertaan istri dan anaknya, dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menanggapi hal itu, Kementerian PU menegaskan informasi tersebut tidak benar. Kementerian memastikan tidak ada penggunaan APBN untuk membiayai anggota keluarga Menteri PU dalam rencana kunjungan ke Amerika Serikat.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menjelaskan, surat yang beredar merupakan dokumen administrasi yang diterbitkan untuk memenuhi persyaratan pengurusan visa melalui Kementerian Luar Negeri.

Baca juga : Mandiri Taspen Pastikan Layanan Di Purwokerto Tetap Normal

Menurutnya, dokumen tersebut bukan persetujuan perjalanan dinas maupun bukti penggunaan anggaran negara.

"Yang perlu kami tegaskan adalah tidak ada penggunaan APBN untuk pembiayaan anggota keluarga ataupun kepentingan pribadi. Apabila nantinya terdapat anggota keluarga yang mendampingi, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi," kata Apri dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026).

Apri menambahkan, rencana kunjungan Menteri PU ke New York hingga kini masih bersifat tentatif dan bergantung pada prioritas tugas negara di dalam negeri.

Ia menyebut sejumlah agenda yang menjadi perhatian pemerintah saat ini antara lain penanganan pascabencana, percepatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino.

Baca juga : Alfons Manibui: Pasokan Batu Bara PLN Aman, Pemulihan Terus Dikebut

Selain itu, Apri menjelaskan pencantuman nama anggota keluarga dalam surat administrasi dilakukan atas hasil koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri sebagai bagian dari kelengkapan persyaratan pengajuan visa.

Karena itu, keberadaan nama anggota keluarga dalam dokumen tersebut tidak dapat diartikan sebagai kepastian keberangkatan maupun penggunaan APBN.

Kementerian PU juga tengah menelusuri beredarnya dokumen internal tersebut di media sosial. Apabila terbukti terjadi pelanggaran dalam pengelolaan dokumen kedinasan, pihaknya akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kementerian PU mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum utuh serta memastikan seluruh penggunaan anggaran negara dilakukan secara akuntabel, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.