Dark/Light Mode

Salurkan 80 Ton Pupuk Batu Bara, Kapolri: Wujud Polri Hadir Untuk Petani Riau

Rabu, 8 Juli 2026 20:19 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi untuk kelompok tani di Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Dok. Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi untuk kelompok tani di Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026). Dok. Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan bantuan 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau. Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan Kapolri ke pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan atau flag off truk pengangkut pupuk menuju sejumlah daerah di Riau.

Jumlah bantuan sebanyak 80 ton dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani.

Baca juga : Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Yang Tembus Pasar Global

Lima kelompok tani penerima bantuan berasal dari berbagai wilayah di Riau, yakni UPJA Paduka dari Kabupaten Rokan Hulu, Kelompok Tani Bangun Rejeki dari Kabupaten Pelalawan, Kelompok Tani Saibone dari Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kelompok Tani Piber dari Kabupaten Kampar, serta Kelompok Tani Ayu Makmur dari Kabupaten Siak.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain menjaga keamanan distribusi pangan, Polri juga berupaya membantu petani melalui penyediaan sarana produksi yang dibutuhkan di lapangan.

Pupuk yang disalurkan merupakan Futuraplus Presisi, hasil kolaborasi Polri dengan PT Bursatani Futura Andyta. Produk tersebut dikembangkan dengan formulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca juga : Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar, Lepas 80 Ton untuk Petani

Sebelum menyerahkan bantuan, Kapolri meninjau operasional pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Dalam kunjungan itu, Direktur Utama PT Bursatani Futura Andyta, Raden Umar Hasan Saputra, memaparkan proses produksi serta keunggulan Pupuk Futura Plus Presisi. Kapolri juga melihat langsung aktivitas produksi di pabrik tersebut.

Pabrik memiliki kapasitas produksi mencapai 24 ton pupuk per hari atau sekitar 480 ton setiap bulan. Produk pupuk dibuat dari batu bara berkalori rendah yang tidak terserap industri pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), kemudian diolah menjadi pupuk yang mengandung asam humat, C-organik, serta unsur hara makro dan mikro.

Baca juga : Hadiri Puncak Bakti Kesehatan, Kapolri: Berikan Pelayanan Terbaik Ke Masyarakat

Kandungan tersebut diyakini mampu memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan aktivitas biologis tanah, dan menjaga produktivitas lahan pertanian secara berkelanjutan. Kehadiran pupuk batu bara juga diharapkan menjadi alternatif bagi petani untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap jenis pupuk tertentu.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.