Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Tinjau Bioetanol PTPN I, Dukung Ketahanan Pangan dan Energi
Sabtu, 18 Juli 2026 18:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meninjau pengembangan hilirisasi tebu menjadi bioetanol yang dilakukan PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah menteri, kepala lembaga, pimpinan daerah, dan jajaran direksi BUMN.
Rangkaian acara diawali dengan peninjauan sejumlah booth yang menampilkan komoditas strategis dan produk hilirisasi. Salah satu yang dikunjungi Presiden adalah booth PTPN I (Persero).
Di lokasi tersebut, Direktur Utama PTPN I (Persero) Abdul Rivai Ras memaparkan pengembangan bioetanol berbahan baku tetes tebu yang diproduksi PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak usaha PTPN I.
Baca juga : IPB: Kelapa Sawit Berperan Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
"Melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), kami mengolah tetes tebu menjadi bioetanol dengan kapasitas produksi 100 kiloliter per hari. Bioetanol tersebut dimanfaatkan sebagai fuel grade ethanol untuk campuran bahan bakar, termasuk Pertamax Green 95," ujar Rivai.
Menurutnya, selain menghasilkan bioetanol untuk sektor energi, PTPN I juga memproduksi extra neutral alcohol untuk kebutuhan industri kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati.
"Pengembangan hilirisasi ini merupakan bagian dari komitmen PTPN I dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan melalui inovasi yang berkelanjutan," katanya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Baca juga : Bamsoet Jadikan Tarung Derajat Pilar Ketahanan Fisik dan Mental Generasi Muda
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa. Saya mengajak semua kekuatan bangsa, bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita," kata Prabowo.
Senada dengan Presiden, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan Panen Raya TNI merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Menurut Agus, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
"Capaian ini adalah hasil dari sinergi TNI, pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kami memohon arahan Bapak Presiden agar seluruh program yang kami laksanakan tetap selaras dengan kebijakan pemerintah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," ujarnya.
Baca juga : Elnusa Petrofin Perkuat HSSE Untuk Ketahanan Energi Nasional
Agus juga menekankan bahwa hilirisasi tebu mampu menghasilkan berbagai produk bernilai tambah, mulai dari molase, bioetanol, bahan baku industri dan farmasi, pupuk organik, hingga berbagai produk turunannya yang berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Melalui pengembangan bioetanol tersebut, PTPN I menegaskan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus memperkuat hilirisasi sektor perkebunan guna meningkatkan daya saing industri berbasis sumber daya domestik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya