Dark/Light Mode

Basuki: Selamat Jalan Pak Troy, Terima Kasih Atas Pengabdian Yang Tulus

Senin, 27 Juli 2026 20:31 WIB
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (kanan) melepas kepergian Jubir IKN Troy Pantouw ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: IG @basukihadimuljono)
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (kanan) melepas kepergian Jubir IKN Troy Pantouw ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Senin (27/7/2026). (Foto: IG @basukihadimuljono)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono melepas kepergian Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN Troy Harrold Yohanes Pantouw ke tempat peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Dalam postingan foto yang dibagikan Basuki di akun Instagram resminya, tampak istri Troy, D Shinta Manurung dan kedua putranya: Romeo Matthew Alexandro Pantouw dan Roger Mark Sebastiano Pantouw.

 


"Saya hadir bersama keluarga besar Otorita IKN untuk memberikan penghormatan terakhir, dan menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Basuki via Instagram.

Basuki menyebut Troy sebagai salah satu pionir Nusantara. "Sejak 2021, ketika kawasan ini masih berupa hutan tanpa satu pun gedung berdiri, beliau mengabdi mengawal komunikasi publik dan menjadi suara yang menjelaskan Nusantara kepada publik dengan jernih dan penuh dedikasi," tuturnya.

Baca juga : Mahfud: Pemidanaan Perilaku LGBT Harus Atas Kesepakatan Bersama

 

 

"Selamat jalan, Pak Troy. Terima kasih atas pengabdian yang tulus. Doa kami menyertai keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan," imbuh Basuki, yang tampak menyeka air matanya dengan tisu. 

Kronologis Kematian 

 


Troy ditemukan meninggal dunia di kamar huniannya di Rumah Susun (Rusun) ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga : Senayan Sarankan Pemerintah Perbaiki Kualitas Pembangunan

Melansir ANTARA, di hari berpulangnya, Troy sudah terbangun dan beraktivitas normal sejak pukul 06.00 WITA. Dia dijadwalkan bertolak ke Balikpapan pada pukul 08.00 WITA untuk memimpin ibadah di gereja setempat.

Namun, menjelang waktu keberangkatan, Troy tak bisa dihubungi sopir pribadinya. Khawatir terjadi sesuatu, sopir tersebut berinisiatif mendatangi langsung kamar Troy.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi
yang kamarnya berhadapan langsung dengan kamar nomor 102 milik mendiang Troy, memberikan kesaksian terkait hal ini. 

"Kami kemudian memutuskan membuka paksa pintu kamar yang terkunci. Saat berhasil dibuka, kami mendapati beliau sedang berbaring di atas tempat tidur," ungkapnya.

Saat diperiksa di lokasi, Troy diketahui sudah dalam kondisi tidak bernapas. Untuk memastikan keadaannya secara medis, pihak Otorita IKN langsung melarikannya ke RS Hermina.

Baca juga : MPLS Di Sekolah Rakyat Jember Berjalan Lancar, Siswa Terkesan Fasilitas Lengkap

"Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 WITA dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 WITA, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami," beber Thomas.

Setelah melalui proses administrasi dan penghormatan di RS Hermina IKN, jenazah Troy diterbangkan ke Jakarta pada Minggu (26/7/2026) pagi. Siang harinya, jenazah tiba di Ruangan E-F Rumah Duka & Krematorium Sentosa RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.