Dark/Light Mode

Cek Pabrik Kendaraan Listrik, Gibran Minta Pendidikan Ikuti Kebutuhan Industri

Kamis, 30 Juli 2026 23:01 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026).  Dok. Setwapres
Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026). Dok. Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, khususnya di sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Langkah itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan SDM unggul melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri guna mendukung hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau fasilitas produksi PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory untuk melihat langsung proses perakitan kendaraan listrik beserta ekosistem produksinya. Ia juga mencoba salah satu motor listrik produksi PT Tangkas sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Baca juga : PBNU Dorong Penguatan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri

Usai peninjauan, Gibran berdialog dengan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) dan mahasiswa yang sebelumnya mengikuti workshop mengenai ekosistem produksi kendaraan listrik.

Salah seorang mahasiswa Politeknik Industri ATMI Cikarang, Anton, menanyakan harapan pemerintah terhadap kontribusi mahasiswa dan sekolah dalam mendukung perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Menjawab pertanyaan tersebut, Gibran menegaskan kemajuan industri hanya dapat dicapai melalui kolaborasi erat antara pelaku industri dan dunia pendidikan.

"Saya titip ke teman-teman mahasiswa, semua pelajar, guru, dosen yang ada di sini. Kita ke depan ingin semua yang ada di sini bisa berpartisipasi. Jadi antara industri, pelaku industri, dan sekolah-sekolah bisa bekerja sama," ujar Gibran.

Baca juga : Kunker Ke Papua Tengah, Habib Aboe Minta Polda Perkuat Keamanan

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan riset bersama maupun penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

"Entah risetnya, entah bisa terkait kurikulum, bisa disesuaikan dengan yang ada sekarang. Sekarang kan semuanya serba EV. Jadi yang dipelajari di sekolah harus nyambung dengan apa yang ada di industri," imbuhnya.

Gibran juga menilai industri memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional.

"Jadi nanti kita ingin industri juga berkontribusi ke dunia pendidikan. Dan saya kira nanti edukasi pasar, terkait awareness tentang pentingnya motor listrik, mobil listrik," ucapnya.

Baca juga : APHI Dan Universitas Khairun Perkuat Kolaborasi Pendidikan Kehutanan

Menurut Gibran, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengurangan ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

"Selain lebih ramah lingkungan dan lain-lain, kita ke depan harus melakukan penghematan impor minyak, impor BBM. Jadi solusinya salah satunya adalah motor listrik," tegasnya.

Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, dan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.