Dark/Light Mode

Khofifah Bangga, 7 Talenta SMK Jatim Siap Bersaing Di WorldSkills Shanghai 2026

Kamis, 10 September 2026 20:03 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bangga atas keberhasilan tujuh talenta SMK asal daerahnya yang masuk dalam daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia untuk WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026. Foto: Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bangga atas keberhasilan tujuh talenta SMK asal daerahnya yang masuk dalam daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia untuk WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026. Foto: Pemprov Jatim

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bangga atas keberhasilan tujuh talenta SMK asal daerahnya yang masuk dalam daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia untuk WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026.

Ajang kompetisi keterampilan dunia tersebut akan berlangsung di Shanghai, China, pada 22-27 September 2026.

"Ahamdulillah. Kami tentu bersyukur dan sangat bangga. Kualitas SMK Jatim terus tumbuh dan semakin terbukti melalui berbagai prestasi yang diraih," kata Khofifah di Surabaya, Kamis (10/9/2026).

Baca juga : Khofifah Ajak Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi Rayakan HUT RI

Jatim menjadi daerah penyumbang kandidat terbanyak dengan tujuh orang atau sepertiga dari total kandidat Indonesia. Ketujuh talenta tersebut yakni Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi dari SMKN 1 Jenangan Ponorogo pada bidang Mechatronics.

Kemudian Edsel Parama Mustapa dari SMKS PGRI 3 Malang pada bidang Software Applications Development, serta Pandu Dewangga Reanata dari SMKN 1 Singosari pada bidang Industrial Control.

Selanjutnya, Muhammad Henry Akmal Muzakki dari SMKS Antartika 2 Sidoarjo pada bidang Robot Systems Integration, Dewangga Pratama Putra dari SMKS Krian 2 Sidoarjo pada bidang Autobody Repair, serta Tegar Eka Fitrianto dari SMKS Muhammadiyah 1 Kepanjen pada bidang Heavy Vehicle Technology.

Baca juga : KPK Telusuri Dugaan Pegawai BPK Terima Uang di Kasus Proyek Rel Jatim

Tujuh talenta dipersiapkan untuk bersaing pada enam bidang keahlian. Dua kandidat berasal dari bidang Mechatronics. Sementara, lima lainnya masing-masing mewakili satu bidang keahlian.

Enam kandidat merupakan alumni SMK Jawa Timur. Sedangkan, Dewangga Pratama Putra masih tercatat sebagai siswa kelas XII SMKS Krian 2 Sidoarjo.

Khofifah mengungkapkan, capaian tersebut menunjukkan penguatan pendidikan vokasi tidak cukup hanya berorientasi pada kelulusan dan penyerapan tenaga kerja.

Baca juga : Tiga Tersangka Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Jalani Pemeriksaan Lanjutan di KPK

Pendidikan vokasi, sambung eks Menteri Sosial itu, juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki mental daya saing global.

Menurut Khofifah, WorldSkills Competition menjadi salah satu tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kompetensi pendidikan vokasi Indonesia mampu mengikuti perkembangan industri internasional.

"Target kita tentu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Indonesia. Namun, saya ingin menitipkan satu hal, jangan hanya membawa pulang medali. Bawalah pulang standar dunia, pengalaman dunia, budaya kerja dunia, dan jejaring dunia untuk kemudian ditularkan kepada adik-adik di SMK Jawa Timur," pungkas Khofifah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor