Dark/Light Mode

Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global

Sabtu, 12 September 2026 14:37 WIB
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menutup KPPD Angkatan IV di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menutup KPPD Angkatan IV di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily menegaskan ketahanan daerah merupakan bagian integral dari ketahanan nasional. Karena itu, kepala daerah perlu memiliki kemampuan melihat persoalan daerah dalam konteks yang lebih luas, termasuk dinamika lingkungan strategis global.

Hal tersebut disampaikan Ace saat menutup Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

“Saudara tidak hanya diajak memahami bagaimana mengelola pemerintahan daerah, tetapi juga bagaimana melihat daerah dalam perspektif yang lebih luas, bahwa daerah sebagai bagian integral dari sistem nasional dan sebagai bagian dari dinamika lingkungan strategis global,” tegas Ace.

KPPD Angkatan IV berlangsung selama sembilan hari. Para kepala daerah mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, kepemimpinan, serta kemampuan teknokratik dalam pelayanan publik.

Baca juga : 25 Kepala Daerah Studi Tata Kelola Ke Singapura

Pembekalan dilakukan secara daring oleh Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), National University of Singapore. Para peserta juga mengikuti praktik lapangan di BPSDM Kementerian Dalam Negeri.

Sebanyak 23 kepala daerah mengikuti KPPD Angkatan IV. Mereka terdiri dari 18 bupati dan lima wali kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Para peserta antara lain Bupati Raja Ampat, Sorong, Asmat, Waropen, Tolikara, Fakfak, Bangkalan, Magetan, Bulungan, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Seram Bagian Barat, Simalungun, Siak, Kolaka, Konawe Selatan, Wakatobi dan Sumba Timur.

Sementara lima wali kota yang mengikuti kursus tersebut adalah Wali Kota Tual, Pematangsiantar, Kupang, Banjarbaru dan Banjarmasin.

Baca juga : Lemhannas Minta Kepala Daerah Adaptif Hadapi Geopolitik Indo-Pasifik

Ace berharap KPPD dapat mencetak kepala daerah yang memiliki karakter negarawan, berpikir global, serta mampu memimpin daerah dengan orientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya, kepemimpinan daerah juga perlu memiliki cakrawala pandang jauh ke depan dan kemampuan strategis yang tetap berlandaskan karakter kebangsaan yang kuat.

“Kita ingin daerah-daerah di Indonesia maju, modern, inovatif, dan mampu berkompetisi secara global, tetapi tetap memiliki jati diri Indonesia. Semakin luas wawasan global kita, semakin kuat pula karakter kebangsaan yang harus kita miliki,” jelas Ace.

Ia menilai kemampuan kepala daerah memahami perkembangan global penting karena berbagai dinamika internasional dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi daerah. Karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan daerah diharapkan turut memperkuat ketahanan nasional.

Baca juga : Lemhannas: Fragmentasi Global Kian Nyata, Ketahanan Nasional Jadi Taruhan

Penutupan KPPD Angkatan IV turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komisaris Jenderal Pol Tomsi Tohir, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center Filda C. Yusgiantoro, Deputi PPNK Lemhannas RI Mayjen TNI Raden Djaenudin Slamet, serta Plt. Kepala BPSDM Kemendagri Andi Ony Prihartono.

Hadir pula Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri Herny Ika S. Hutauruk, Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV KPK Edi Suryanto, serta jajaran pejabat struktural Lemhannas RI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

mpo slot slot gacor harum100 slot gacor slot gacor