Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin ogah menanggapi pernyataan Ade Armando yang menyebutnya “Si Dungu”. Din memilih mengirim doa untuk Ade.
Din menjelaskan, dia hanya mau menanggapi orang yang berbicara ilmiah. Sebab, forum Webinar bertema ‘Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid 19’, yang dikritik Ade, adalah forum ilmiah yang diikuti para pakar hukum tata negara.
Baca juga : Dorna Godok Aturan Penonton MotoGP di Tribun
“Saya diundang untuk memberi pengantar dan berbicara sebagai Guru Besar Pemikiran Politik Islam UIN Jakarta. Maka, kalau ada tanggapan ilmiah, saya akan tanggapi balik se cara ilmiah,” ujar Din, kemarin.
Din pun menyindir, jika menanggapi pernyataan Ade yang tidak ilmiah, kredibilitasnya sebagai akademisi bisa turun. “Jadi, maaf saya tidak ada waktu menanggapi pernyataan seperti itu. Karena tidak ingin merendahkan derajat dan martabat diri,” ucapnya.
Baca juga : China Laporkan 3 Kasus Baru Corona
Ketimbang menanggapi atau menyerang balik, Din memilih mendoakan Ade. “Saya berdoa semoga Allah SWT memberi hidayah kepada beliau untuk kembali ke jalan yang benar,” tuturnya.
Ade sendiri bersikukuh tak mau menarik ucapannya serta meminta maaf pada Din. “Kalau saya diminta untuk menarik ucapan saya dan meminta maaf ke Din Syamsuddin, saya menolak,” tegas dosen Universitas Indonesia (UI) itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.