Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof Arif Satria diperkenankan meninggalkan RS Elang Medika Corpora, Sentul, Jawa Barat. Dalam waktu sepekan, hasil tes usap alias swab test keduanya telah dinyatakan negatif Covid-19.
Prof. Arif terdeteksi positif Covid-19 tanpa gejala pada 18 September 2020, setelah ia berinisiatif melakukan swab test mandiri.
Baca juga : Dua Pegawainya Positif Covid, Kantor Indomobil di Jakarta Timur Ditutup Sementara
"Syukur alhamdulillah. Hasil tes usap kedua saya menunjukkan bahwa saya dinyatakan negatif. Tes usap kedua tanggal 24 September kemarin. Tes usap pertama 18 September, iya (hanya selang) enam hari," ungkap Prof. Arif kepada Antara, Jumat (25/9).
"Hari ini, saya diperbolehkan kembali ke rumah dan akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari sesuai protokol kesehatan," imbuh mantan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, yang mengalami Covid tanpa gejala.
Baca juga : Ini Di Ceko, Bukan Di Sini
Prof. Arif menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang memberi dukungan selama menjalani masa isolasi di rumah dan rumah sakit.
"Mohon doanya, agar saya dapat segera pulih dan sehat kembali seperti sediakala. Sehingga, dapat menjalankan aktivitas dan kewajiban saya sebagai Rektor IPB dengan baik," tuturnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya