Dark/Light Mode

Rektor Uhamka Kukuhkan Profesor Ke-16 Dalam Milad Ke-63

Selasa, 17 November 2020 16:56 WIB
Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro (kanan) saat mengikuhkan Prima Gusti Yanti sebegai profesor ke-16 Uhamka. (Foto: Dok. Uhamka)
Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro (kanan) saat mengikuhkan Prima Gusti Yanti sebegai profesor ke-16 Uhamka. (Foto: Dok. Uhamka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai universitas terakreditasi A, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) terus meningkatkan kuantitas guru besar atau profesor. Prima Gusti Yanti, wanita kelahiran Pekanbaru, 7 Agustus 1966 resmi dikukuhkan sebagai guru besar atau profesor ke-16 di Uhamka dan ke-131 di Muhammadiyah dalam bidang ilmu pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Pengukuhan profesor dilaksanakan dalam sidang terbuka senat Uhamka dalam rangkaian Milad ke-63, Senin (16/11). Acara dihadiri Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Agus Setyo Budi, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah Siti Muslimah Widiyastuti, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Badan Pembina Harian (BPH) Uhamka, Pimpinan Uhamka, dan tamu undangan yang mengikuti kegiatan ini secara daring, dengan media Zoom Meeting dengan mengikuti protokol kesehatan secara ketat.  

Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro, dalam sambutannya, mengaku bangga dan bahagia sekaligus tertantang untuk terus melahirkan profesor-profesor berikutnya. Sehingga peran serta Uhamka dalam meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih terasa dan nyata. "Untuk itu, Uhamka akan terus melakukan upaya dalam menghadapi tantangan tersebut sebagai rasa tanggung jawab dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat serta memperkuat kelembagaan Uhamka itu sendiri,” ujar Gunawan, dalam keterangannya, Selasa (17/11).

Baca juga : Pertamina: Utamakan Keselamatan Di SPBU

Gunawan mengatakan, untuk menjadi profesor tidaklah mudah. Tetapi juga tidak akan sulit untuk dicapai. “Kalau kita berusaha secara maksimal dan sungguh-sungguh dan kerja keras, semua impian dan harapan pasti bisa didapatkan,” ucapnya.

Untuk itu, kata Gunawan, Uhamka mengukuhkan Prima Gusti Yanti sebagai profesor ke-16 di Uhamka dan ke-131 di Muhammadiyah dalam bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Gelar tersebut diraih setelah Prima Gusti Yanti menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sastra yang Bermakna”. "Ini merupakan ide dan pemikiran yang akan memberi pencerahan, motivasi, bagi para dosen muda yang akan meraih profesor," jelasnya.

Prima Gusti Yanti merasa bersyukur atas pencapaiannya sebagai profesor. “Alhamdulillah wa syukurillah. Berkat rahmat dan hidayah-Nya saya meraih gelar guru besar," ucap Prima.

Baca juga : PDIP Sambut Baik Kunjungan Prabowo Ke AS, Minta Hati-hati Beli F-35

Prima mengatakan, hal ini merupakan yang diimpikan oleh para dosen walaupun membutuhkan kerja keras dan perjuangan yang berat. "Terima kasih ya Allah atas semua nikmat, kuasa, dan dan ridha yang telah Engkau limpahkan,” ucapnya kembali.

Dalam orasinya ilmiahnya, Prima menekankan pentingnya menjadikan pengajaran sastra sebagai sarana pembentukan karakter bangsa. Tujuan utama dari pembelajaran sastra ini ialah guna mengapresiasi nilai-nilai yang terkandung dalam sastra, yaitu pengenalan, pemahaman, dan penghayatan yang tepat terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam sastra. "Pengajaran sastra tak hanya untuk menambah pengetahuan siswa tentang nilai-nilai luhur yang terdapat dalam sastra, melainkan juga turut membantu para siswa agar dapat menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sebuah sastra,” jelasnya.

Terakhir, Prima berharap agar para siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam sastra dalam kehidupan para siswa. "Juga dapat pula menjadi rambu pembatas dalam bertingkah laku pada masa mendatang," pungkasnya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.