Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Duduk Bareng KPU-Bawaslu, Ganjar Bahas Skenario Darurat Pilkada Di Tengah Pandemi Covid
Kamis, 26 November 2020 21:03 WIB
Sebelumnya
Yulianto juga mengakui ada sejumlah kendala saat persiapan Pilkada serentak 2020. Salah satunya, ada sejumlah petugas yang mengundurkan diri hingga ada yang menolak tes cepat.
"Memang ada kendala, sebagian petugas enggan 'rapid test' tapi kami terus lakukan pendekatan karena ini persyaratannya," ujarnya.
Baca juga : AHY Bagi Tiga Wilayah Pemenangan Pilkada Di Kalteng
Terkait antisipasi bencana alam, khususnya erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Klaten dan Boyolali, KPU Jateng sudah melakukan pemetaan dan merencanakan sejumlah skenario penanganan.
"Sudah kami petakan semuanya karena memang di dua daerah itu, sudah ada yang mengungsi. Nanti rencananya, kami memiliki skema membuat TPS di dekat tempat-tempat pengungsian," katanya.
Baca juga : Aplikasi Gawe.id Mudahkan Pencari Kerja Di Tengah Pandemi
Ke-21 kabupaten/kota yang menggelar pilkada adalah Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kota Magelang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Rembang, dan Kota Surakarta. Baca juga: Jawa Tengah jadi provinsi terbaik keterbukaan informasi publik Kemudian, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Blora, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Demak. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya