Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Seorang kurir narkoba di Surabaya nekat menembak Polisi saat hendak ditangkap. Beruntung, aparat dari Satresnarkoba Polrestabes Surabaya bereaksi cepat dan melepaskan tembakan balasan hingga sang kurir tak berkutik. Dari tangan kurir itu, Polisi menyita senjata api jenis pistol serta 10 kilogram sabu.
Baku tembak antara Polisi dengan pelaku terjadi ketika mobil yang dikendarai pelaku dihentikan di Kawasan Jalan Kebonsari Kota Surabaya, Kamis (17/12) dini hari. Pelaku, yang identitasnya diketahui berinisial FP (43), asal Bangkalan, Madura, tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka tembak di bagian dada. Dari anggota Polisi, tidak ada yang terluka dalam insiden itu.
Baca juga : Hasil Quick Count, Pilkada Surabaya Dimenangkan Kader PDIP Lagi
Kepala Tim Khusus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Iptu Yudhy Saeful Mamma menuturkan, penyergapan kurir sabu itu bermula dari hasil pengembangan tersangka jaringan sabu sebelumnya. "Tersangka FP kami ringkus setelah pengembangan atas kasus yang sebelumnya ditangani Satresnarkoba Polrestabes Surabaya," kata Yudhy, dalam keterangannya, Kamis (17/12).
Menurut Yudhy, FP melawan Polisi menggunakan senjata api rakitan dan sempat menembakkannya ke arah petugas. "Sempat ada satu selongsong yang ditembakkan. Beruntung tidak mengenai anggota. Terpaksa kami lakukan tindak tegas terukur," paparnya.
Baca juga : Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana
Narkotika jenis sabu di dalam kemasan teh China seberat 10 kilogram diduga hendak disimpan pelaku FP di rumah kontrakannya, di Kawasan Sidoarjo, sebelum diedarkan dan dikirim ke pemesannya. Jenazah FP telah dibawa petugas ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum. “Sementara, seluruh barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polrestabes Surabaya," terangnya.
Yudhy menuturkan, menjelang pergantian tahun, jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akan meningkatkan pengawasan. Ini dilakukan untuk menekan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya