Dark/Light Mode

Jauhi Pantai, Awas Longsoran

Majene Kembali Diguncang Gempa, Warga Diminta Ekstra Waspada

Senin, 18 Januari 2021 15:13 WIB
Jauhi Pantai, Awas Longsoran Majene Kembali Diguncang Gempa, Warga Diminta Ekstra Waspada

RM.id  Rakyat Merdeka - Gempa berkekuatan M4,2 kembali terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Senin (18/1) pukul 11.11 WIB.

Pusat gempa berada di darat, dengan kedalaman 10 km. Jaraknya,16 km arah timur laut Majene.

Berita Terkait : 81 Orang Meninggal Akibat Gempa 6,2 SR Sulawesi Barat

Menurut informasi tim relawan yang berada di Mamuju, gempa dirasakan cukup kuat. Namun, tidak sampai menimbulkan kepanikan. Belum ada laporan terkait dampak gempa susulan tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, gempa susulan masih akan terjadi. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan selalu ekstra waspada, terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan.

Berita Terkait : CEO Tiran Group Dan AAS Foundation Andi Amran Sulaiman Kirim Bantuan Kemanusiaan

"Masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam, diminta mewaspadai longsoran dan reruntuhan batu. Bagi yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir, juga diharapkan untuk selalu waspada. Segera jauhi pantai, apabila terasa adanya gempa susulan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangannya, Senin (18/1).

Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi kegempaan melalui BMKG dan portal InaRisk, untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada di sekitar tempat tinggal.

Berita Terkait : Baznas Kirim Tim Medis Ke Lokasi Gempa Di Sulawesi Barat

Dalam keterangan tersebut, Raditya juga menjelaskan, BNPB telah menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan gempa bumi Sulawesi Barat sebesar Rp 4 miliar pada Sabtu (16/1). Dana tersebut dialokasikan untuk Provinsi Sulbar sebesar Rp 2 miliar, serta Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene masing-masing Rp 1 miliar.

BNPB juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA. [HES]