Dark/Light Mode

Dapat Rp 1,3 Miliar

Keluarga Korban SJ812 Tetap Menunduk Sedih

Kamis, 21 Januari 2021 07:50 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan sejumlah ahli waris dari korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air PK-CLC nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di Posko Darurat Evakuasi di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (Foto: Twitter/Jokowi)
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan sejumlah ahli waris dari korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air PK-CLC nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di Posko Darurat Evakuasi di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/1/2021). (Foto: Twitter/Jokowi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyaksikan penyerahan santunan kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ182 secara simbolis, kemarin. Masing-masing akan menerima santunan Rp 1,3 miliar per penumpang. Meski mendapatkan santunan, keluarga korban tetap menunduk sedih.

Ahmad Hartono tertunduk lesu ketika menerima plakat santunan di Dermaga Ex Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, kemarin.

Pria berbatik lengan pendek itu adalah perwakilan ahli waris dari dua penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang sudah teridentifikasi, yakni bayi berusia dua tahun Fathima Ashalina Marhen dan Rahmania Ekananda. Rahmania, terbang dari Jakarta ke Pontianak bersama dua anak dan seorang baby sitter.

Berita Terkait : Sriwijaya Air Beri Santunan Rp 1,25 Miliar Untuk Keluarga Korban SJ 182

Ayah kandung dari pramugari NAM Air Grislend Gloria Natalies yakni Robert Sinaga bersama ayahanda almarhum Yohanes Suherdi, yakni Losam juga dihadirkan dalam penyerahan santunan tersebut.

Jokowi tiba di lokasi sejak pukul 2 siang. Dia ikut menyaksikan dari jarak 5 meter. Ia didampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono.

Penyerahan santunan berlangsung khidmat. Santunan diserahkan langsung Bos PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo dan Bos Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena.

Berita Terkait : Rilis Laporan Awal Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182, KNKT Minta Waktu 30 Hari

Sesaat kemudian, Jokowi mendekat. Eks Gubernur DKI Jakarta itu sempat bercakap-cakap dengan ketiga ahli waris.

Ia kembali menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga. “Semoga diberikan keikhlasan dan kesabaran,” ujarnya.

Jokowi mengatakan, ahli waris akan menerima santunan Rp 1,3 miliar per penumpang. Rinciannya, Rp 1,25 miliar dari pihak maskapai, yakni Sriwijaya Air dan santunan dari Jasa Raharja senilai Rp 50 juta per penumpang.
 Selanjutnya