Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mencatat, hingga akhir Februari 2021, terdapat 3.074 hektare tanaman padi yang mengalami gagal tanam, imbas terendam banjir yang melanda daerah itu.
"Yang gagal tanam itu mencapai 3.074 hektare areal persawahan," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Wasman di Cirebon, Sabtu (27/2/2021).
Menurut dia, dari total areal persawahan yang terendam banjir seluas 6.800 hektare, 3.074 hektare di antaranya mengalami gagal tanam. Sisanya bisa diselamatkan.
Ketika terendam lebih dari tiga hari, lanjut Wasman, tanaman padi otomatis akan mati. Kalaupun masih dipelihara, tidak akan bisa tumbuh maksimal. "Dipastikan sudah tidak dapat tertolong lagi, karena akan mati," katanya.
Baca juga : Banjir, Perjalanan Kereta Api Malang-Jakarta Dibatalkan
Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, jelas Wasman, akan mengupayakan untuk membantu para petani mendapatkan bibit gratis. Tapi butuh proses yang tidak sebentar.
Untuk itu, pihaknya meminta para petani, agar dapat menanam ulang dan juga mengikutsertakan areal persawahannya pada asuransi usaha pertanian. "Kita usahakan untuk para petani yang sawahnya terendam mendapatkan bantuan bibit. Tapi mereka harus sabar, karena prosesnya juga memakan waktu lama," tuturnya. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya