Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bambang Brodjonegoro sebenarnya tidak tinggal diam saat ada rencana untuk menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pria yang akrab disapa Bambro ini sudah berusaha sekuat tenaga agar kementerian yang dipimpinnya tidak dilebur. Namun, apa daya, usahanya tak membuahkan hasil.
Bambro, yang saat ini masih menjabat Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merasa lara dengan persetujuan DPR atas penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud, pekan lalu. Ia sedih hati lantaran nantinya Kemenristek tidak lagi berdiri sendiri.
Baca juga : Baru Tahun 2021, Bank Syariah Indonesia Raih Penghargaan
"Secara pribadi saya juga merasa tidak enak, merasa sedih. Boleh dibilang saya jadi Menristek terakhir, karena ristek-nya tidak lagi menjadi kementerian yang berdiri sendiri seperti dulu," ujarnya, dalam diskusi daring bertajuk “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi”, Minggu (11/4).
Sebenarnya, meskipun nantinya Kemenristek tidak ada lagi, namun BRIN tetap ada. Bahkan, ada wacana untuk diperkuat.
Baca juga : Jelang Libur Panjang, Layanan SIM Keliling Polda Metro Tetap Buka
Namun, Bambro mengaku tidak tahu pasti bagaimana nasib BRIN nanti. Begitu juga dengan nasib Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) berbasis riset di bawah Kemenristek seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN).
“Saya belum tahu nanti detailnya bagaimana. Yang pasti, itulah yang akan berlangsung dan saya tidak tahu nanti BRIN dengan format apa. Serta apa yang akan terjadi dengan LPNK, saya juga susah menebak," ujarnya.
Baca juga : Banjir Bandang Di Sitaro, 2 Rumah Rusak Berat Dan 163 Orang Ngungsi
Usai keputusan DPR menerima penggabungan Kemenristek dengan Kemendikbud, Bambro dikabarkan sudah mengajukan pengunduran diri ke Presiden Jokowi. Meski begitu, ia masih peduli dengan lembaga yang sudah dipimpinnya selama 1,5 tahun itu.
Dia pun mengusulkan agar para LPNK yang ada di bawah Kemenristek tetap eksis sebagai sebuah institusi. Hanya, statusnya berubah dari LPNK bersifat birokratis menjadi lembaga penelitian yang tidak birokratis. "Tapi ada versi yang inginkan semua dilebur dalam BRIN, ini yang tentunya kita harus menunggu bagaimana nantinya perkembangannya," ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya