Dewan Pers

Dark/Light Mode

Indonesia Usulkan Tiga Langkah Kunci Hentikan Agresi Israel di Palestina

Minggu, 16 Mei 2021 22:44 WIB
Menlu Retno Marsudi. (Foto: kemlu.go.id)
Menlu Retno Marsudi. (Foto: kemlu.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia menyampikan beberapa usulan langkah konkrit yang perlu dipertimbangkan untuk menghentikan agresi militer Israel di Palestina.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Pertemuan Tingkat Menteri Komite Eksekutif Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang digelar virtual dan dihadiri 16 menteri dan wakil menteri luar negeri negara-negara anggotanya.

Pertemuan digelar khusus untuk membahas agresi Israel di wilayah Palestina, khususnya Al-Quds Al-Shareef atau Yerusalem dan juga jalur Gaza.

"Di dalam pertemuan OKI tadi saya menyampaikan bahwa untuk kesekian kalinya, OKI harus kembali bertemu untuk membahas isu yang sama yaitu, agresi Israel terhadap Palestina. Sejak OKI didirikan komitmen negara OKI tidak pernah luntur dan terus bertekad untuk bersama Palestina di dalam memperjuangkan hak-haknya," tegasnya dalam siaran pers, Minggu (16/5).

Berita Terkait : Malam Ini, Indonesia-Malaysia-Brunei Rilis Sikap Bersama Soal Palestina

Retno mengingatkan semua pihak agar tidak lupa, bahwa Palestina adalah satu-satunya negara yang masih diduduki kekuatan kolonial di dunia ini. Dia menyebut, semua penderitaan Palestina disebabkan oleh Israel sebagai occupying power.

"Terlepas dari tekad kuat tersebut sampai saat ini, kita masih menyaksikan adanya: gangguan terhadap pelaksanaan ibadah di Masjid Al-Aqsa, illegal settlement semakin merajalela, pergerakan orang-orang Palestina dibatasi di tanah mereka sendiri; dan hak-hak Palestina dihilangkan," tutur Retno.

Dia menegaskan, Indonesia mengecam keras tindakan Israel tersebut. Terlebih, serangan tersebut dilakukan di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Dibeberkan Retno, usulan pertama, memastikan adanya persatuan di antara negara anggota OKI dan di semua pemangku kepentingan di Palestina.

Berita Terkait : Ribuan Buruh Bakal Gelar Aksi Solidaritas Buat Palestina

Dia mengatakan, tanpa persatuan, OKI tidak mampu menjadi penggerak dalam menggalang dukungan internasional untuk Palestina, termasuk mencapai cita-cita kemerdekaannya.

"Di saat yang sama, bangsa Palestina hanya bisa mencapai cita-citanya untuk merdeka apabila mereka bersatu," imbuhnya.

Kemudian, usulan kedua, Retno menyampaikan langkah kunci kedua yaitu, OKI harus mengupayakan gencatan senjata sesegara mungkin. Dia mengajak semua negara OKI menggunakan pengaruhnya.

"Saya menyerukan agar masing-masing negara OKI menggunakan pengaruhnya untuk mendorong gencatan senjata secepatnya, dan semua tindakan kekerasan harus dihentikan," tegasnya.

Berita Terkait : Bersama Erdogan Cs, Jokowi Minta Israel Stop Serang Palestina!

Sementara yang ketiga, OKI harus tetap fokus membantu kemerdekaan bangsa Palestina. OKI disebutnya, harus harus lebih keras berupaya untuk mendorong dimulainya kembali negosiasi multilateral yang kredibel.

"Dan berpedoman pada parameter yang telah disetujui secara internasional dengan tujuan mencapai perdamaian yang lestari berdasarkan solusi 2 negara," tandas Retno. [OKT]