Dewan Pers

Dark/Light Mode

Golkar Kecam Keras Serangan Israel Ke Palestina

Jumat, 14 Mei 2021 22:20 WIB
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto beserta istri, Yanti Airlangga di sela acara Halal Bihalal Partai Golkar 2021 secara virtual, Jumat (14/5). (Foto: Humas Golkar)
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto beserta istri, Yanti Airlangga di sela acara Halal Bihalal Partai Golkar 2021 secara virtual, Jumat (14/5). (Foto: Humas Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Menurutnya, umat manusia harus saling memaafkan dan menjaga perdamaian. Terlebih, saat ini masih di suasana Idul Fitri.

"Partai Golkar mengecam keras tindakan militer Israel atas kekerasan tersebut," tutur Airlangga dalam sambutannnya di acara Halal Bihalal secara virtual dengan seluruh pengurus Partai Golkar, Jumat (14/5).

Golkar menilai, serangan tentara Israel pada akhir Ramadhan lalu di Masjid Al-Aqsa saat umat muslim Palestina menjalankan shalat Tarawih, sangat biadab. Terlebih, serangan yang hingga kini masih dilancarkan tentara Israel, menelan korban masyarakat sipil, bahkan perempuan dan anak-anak.

Berita Terkait : Prancis Larang Demo Dukung Palestina

"Kita menyaksikan, hingga saat ini, masih terjadi serangan tentara Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 100 orang menjadi syuhada, termasuk anak-anak dan perempuan, serta ratusan korban luka lainnya," tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, Partai Golkar mendukung langkah aktif pemerintah untuk mengambil inisiatif dan menggalang dukungan bagi penyelesaian Palestina.

Indonesia tengah menggalang dukungan melalui organisasi Konferensi Kerjasama Negara-Negara Islam (OKI), Gerakan Non-Blok (GNB), maupun CEIRPP (Committee on The Exercise of The Inalienable Right of The Palestinian People).

Partai Golkar juga mendorong Pemerintah Republik Indonesia, untuk meminta Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dan mengambil langkah konkret. Menghentikan kekerasan yang dilakukan Israel.

Berita Terkait : Kecam Serangan Israel, Raja Salman Dukung Rakyat Palestina

Langkah nyata dibutuhkan, agar tidak semakin banyak masyarakat sipil yang menjadi korban konflik Palestina-Israel.

“Partai Golkar juga mendesak masing-masing pihak untuk menahan diri. Tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat memperkeruh suasana, yang mengakibatkan semakin banyak korban yang berguguran,” kata Airlangga.

Menko Perekonomian ini menegaskan, peperangan tidak akan menyelesaikan masalah antara Palestina dan Israel.

Airlangga berpendapat, peperangan hanya akan merugikan kedua belah pihak. Ia pun menyerukan semua pihak, agar menyelesaikan masalahnya dalam jalur diplomasi satu meja. Melalui proses perundingan, dalam kerangka mencari solusi damai dalam konflik kedua negara.

Berita Terkait : Kutuk Kekerasan Israel, RI Gunakan Semua Amunisi Dukung Palestina

“Seharusnya, energi dunia dikonsentrasikan dan difokuskan pada perang kemanusiaan melawan Covid-19, yang saat ini masih menghantui di 215 negara seluruh dunia. Kita seharusnya bekerja sama, berkolaborasi dan bersatu melawan Covid-19 yang telah memakan korban,” tegasnya.

Halal Bihalal Partai Golkar 2021 dihadiri Ketua Umum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Dewan Etik dan pimpinan DPD seluruh Indonesia.

Tausiyah dalam acara tersebut, disampaikan Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Prof. Azyumardi Azra. [HES]