Dark/Light Mode

Makanya Pake Masker, Lindungi Diri Dari Droplet

Jumat, 21 Mei 2021 08:22 WIB
Dua orang yang mengenakan masker dan berbicara saling berjauhan. (Foto : Instagram @Satgasperubahanperilaku ).
Dua orang yang mengenakan masker dan berbicara saling berjauhan. (Foto : Instagram @Satgasperubahanperilaku ).

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyebaran Covid-19 tidak hanya ter­jadi saat seseorang batuk atau bersin. Tapi, virus Corona bisa menyebar ketika seseorang berbicara dan memuncratkan sedikit air liur ke udara.

Satgasperubahanperilaku mengunggah meme dua orang yang mengenakan masker dan berbicara saling berjauhan. Di dalamnya ada imbauan untuk menghindari 3C (Closed Spaces, Crowded Places dan Close Contact Setting).

Selain itu, juga ada pernyataan, berbicara dengan jarak berdekatan dapat menyebarkan virus melalui droplet.

Berita Terkait : Warganya Banyak Ngeyel, Apa Mau Di-lockdown Aja

Menurut Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), berbincang se­lama 5 menit dapat menyebarkan kurang lebih 3.000 droplet, sama seperti batuk. Untuk itu, diingatkan agar selalu menjaga jarak aman dan tetap menggunakan masker.

“Yuk, kita pahami istilah 3C agar tetap waspada. Yaitu, Closed Spaces, Crowded Places dan Close Contact Setting,” tulis sat­gasperubahanperilaku dalam captionnya.

“Mari kita tetap disiplin menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),” kata satgasperubahanperilaku terus mengingatkan.

Berita Terkait : Teknologi Inovasi Difokuskan Untuk Tangani Covid-19

Menurut Herman Donni, sejak awal ber­bicara, batuk, bersin merupakan hal yang paling menularkan virus Corona. Makanya, masyarakat diimbau selalu physical distanc­ing atau menjaga jarak terhadap semua orang minimal 2 meter.

“Kalau bisa 3 meter atau lebih,” sa­ran Herman Donni.

“Kenapa kita harus jaga jarak kepada setiap orang ketika bicara, karena kadang orang tanpa sengaja ketika bicara ada ludah yang terpercik (droplet), idealnya 2 meter,” sahut @FirzaHusain.

Berita Terkait : Yuk, Kita Kampanye Lagi Pentingnya Disiplin Prokes

Bandot Saja menyambung. Dia bilang, bila dilihat dari cepatnya penularan Covid-19, ke­mungkinan besar lewat aerosol saat seseorang berbicara. “Jadi bukan hanya droplet saat bersin atau batuk,” katanya.
 Selanjutnya