Dewan Pers

Dark/Light Mode

Rektor UNJ Dikukuhkan Jadi Profesor Ilmu Evaluasi Pembelajaran PPKn

Rabu, 9 Juni 2021 00:31 WIB
Pengukuhan Guru Besar Ilmu Evaluasi Pembelajaran PPKn terhadap Rektor UNJ Komarudin. (Foto: Dok. UNJ)
Pengukuhan Guru Besar Ilmu Evaluasi Pembelajaran PPKn terhadap Rektor UNJ Komarudin. (Foto: Dok. UNJ)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Dengan pengukuhan tersebut, Komarudin berhak menyandang gelar profesor.

Pada Pengukuhan Guru Besar Tetap UNJ itu,  Komarudin menyampaikan orasi Ilmiahnya dengan judul "Toleransi Sosial: Persemaian dan Pengukurannya dalam Pembelajaran PPKn". "Substansi orasi ilmiah ini merupakan sintesis antara pengalaman Tridharma Pendidikan Tinggi," ucap Komarudin, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (8/6).

Dari orasi ilmiah itu Komarudin menyampaikan sintesis tiga novelty atau kebaruan yang diperoleh dari hasil kajiannya. Pertama, konstruk dimensi dan indikator toleransi sosial. Kedua, instrumen baku pengukur toleransi sosial. Ketiga, aplikasi pengolahan data untuk mengukur indeks toleransi sosial.

Selain Komarudin, beberapa Guru Besar Tetap UNJ juga akan dikukuhkan. Dari tahun 2020 hingga 2021, di UNJ ada tambahan 22 guru besar. Bertambahnya Guru Besar Tetap UNJ tentu membawa harapan besar bagi UNJ.

Mereka di antaranya Durotul Yatimah, Awaluddin, Harya Kuncara Wiralaga, Sunaryo, Widiastuti, Mangasi Alion Marpaung, Muktiningsih, Etin Solihatin, I Ketut R Sudiarditha, Komarudin, Fahrurrozi, Arifin Maksum, Henry Eryanto, Neti Karnati, Sarkadi, Edwita, Erfan Handoko, Ramdan Pelana, Dewi Susita, Sri Indah Nikensari, Ucu Cahyana, dan Mohamad Rizan

Komarudin mengatakan,  dengan bertambahnya guru besar UNJ, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan reputasi UNJ, baik ditingkat nasional maupun kawasan Asia. "Guru besar UNJ ini menjadi modal bagi UNJ untuk berprestasi dan unggul dalam berbagai aspek Tridharma Perguruan Tinggi," pungkas Komarudin.

Awalnya, Komarudin menjadi Guru Besar UNJ terhitung sejak 1 September 2020. Namun, karena kondisi Pandemi Covid-19, proses pengukuhan Guru Besar Tetap terhadap Komarudin ditunda. Pengukuhan baru dilaksanakan tahun ini bersamaan dengan rangkaian Dies Natalis ke-57 UNJ.

Kegiatan pengukuhan Guru Besar Tetap UNJ terhadap Komarudin dilaksanakan secara luring dan daring. Secara luring kegiatan ini diadakan di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika, Kampus A UNJ. Kegiatan secara luring ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan peserta undangan terbatas. Sementara secara daring, kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Edura TV dan Zoom. [KW]