Dark/Light Mode

Lindungi Anak Muda dari Varian Delta

Kimia Farma Diagnostika Vaksinasi 1.000 Milenial Sektor Fintech

Minggu, 4 Juli 2021 10:42 WIB
Vaksinasi Covid-19/Ilustrasi (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Vaksinasi Covid-19/Ilustrasi (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah melakukan vaksinasi terhadap berbagai sektor prioritas, kini PT Kimia Farma Diagnostika giliran menyasar para anak muda (generasi milenial atau generasi Z) yang berada di sektor financial technology (fintech), yaitu Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan perusahaan peer to peer (P2P) lending, Jumat (2/7). Sebanyak 1.000 orang muda yang bekerja di sektor industri jasa keuangan itu mendapatkan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh mereka dari ancaman Covid-19. PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), cucu usaha PT Kimia Farma Tbk, yang fokus memberikan pelayanan kesehatan terintegrasi mencakup klinik kesehatan dan lab klinik, memberikan pelayanan vaksinasi itu dengan profesionalisme tinggi dan protokol kesehatan yang ketat.

Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Agus Chandra menuturkan, para generasi milenial cenderung memiliki imunitas lebih bagus. Namun, mereka tetap harus mewaspadai varian baru Corona. Demikian juga mereka tetap perlu segera melakukan vaksinasi agar imunitas terjaga dari penularan Covid-19 di tengah tingginya aktivitas mereka baik di lingkungan kerja maupun sosial.

“Mutasi Covid-19 varian Delta memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat, terutama mulai menginfeksi anak-anak di bawah usia 18 tahun. Oleh karena itu, para orang tua perlu memperketat lagi mobilitas anak-anaknya agar tidak terpapar varian baru tersebut. Demikian juga para anak muda perlu vaksinasi untuk menjaga kesehatan dan imunitasnya,” ujarnya, Minggu (4/7).

Varian baru ini juga telah terdeteksi di DKI Jakarta dan sejumlah kota besar di Indonesia. Di Jakarta, setidaknya hingga kini ditemukan 128 kasus varian baru, yang terdiri atas Delta 111 kasus, Alpha 11 kasus, Beta 5 kasus, dan Kappa 1 kasus. Kasus varian baru ini ditemukan pada anak-anak usia balita sebanyak 29 kasus, usia 6-18 tahun sebanyak 26 kasus, dan usia 19-59 tahun sebanyak 71 kasus, dan usia di atas 60 tahun sebanyak 2 kasus.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi menjelaskan, para anak muda yang bekerja di sektor fintech sangat antusias mengikuti Vaksinasi Gotong Royong yang dilaksanakan para tenaga kesehatan dari PT Kimia Farma Diagnostika. Sebagai bagian dari sektor keuangan yang merupakan sektor esensial, kami terus mengupayakan agar semua karyawan dan keluarga besar penyelenggara Fintech Pendanaan dan ekosistem pendukungnya terjaga, dan terlindungi dari resiko terinfeksi Covid-19.

“Kami berterima kasih kepada PT Kimia Farma Tbk dan PT Kimia Farma Diagnostika yang telah melaksanakan Vaksinasi Gotong Royong terhadap para karyawan perusahaan Fintech yang sebagian besar adalah generasi milenial. Ketika seluruh pekerja sektor Fintech divaksinasi, itulah kontribusi sektor ini untuk herd immunity di Indonesia,” ujarnya.

Hal tersebut juga diamini Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah. Dia menyatakan, generasi muda era teknologi ini memerlukan perlindungan kesehatan.

“Generasi milenial ini ternyata antusias mengikuti vaksinasi. Mereka meyakini dengan vaksinasi ini kegiatan mereka akan terlindungi dari Virus Corona. Kami juga mengapresiasi tenaga kesehatan, dan peserta vaksin dan tim sekretariat AFPI atas kerjasama yang baik sehingga vaksinasi ini berjalan lancar,” ujarnya.
 Selanjutnya