Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mau Renovasi Ruangan 6,5 M

Nadiem Disenggol Susi

Sabtu, 11 September 2021 07:25 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. (Foto: Antara)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nadiem Makarim kembali menjadi gunjingan warganet. Penyebabnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu, akan merenovasi ruang kerjanya dengan anggaran mencapai Rp 6,5 miliar. Gara-gara rencana renovasi ini, Nadiem sampai dicolek mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Rencana renovasi itu tertera dalam situs Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Tender dibuka untuk penataan ruang kerja dan ruang rapat Gedung A Kemendikbudristek. Pagu anggarannya Rp 6,5 miliar. Sementara, nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp 5.391.858.505. Jumlah peserta tender sampai kemarin mencapai 118.

Berita Terkait : Kampanye Pilpres Jangan Jadi Ajang Permusuhan

Pelaksana Tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Anang Ristanto mengatakan, renovasi tersebut dilakukan untuk menambah ruang kerja pejabat baru, staf khusus menteri, hingga ruang kerja Nadiem. Renovasi dilakukan di seluruh lantai 2 Gedung A Kemendikbudristek.

Anang mengklaim, renovasi itu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 yang mengamanatkan penggabungan unsur riset dan teknologi. Hal ini menyebabkan adanya perubahan struktur organisasi dan penambahan staf ahli menteri sebanyak 5 orang. 

Berita Terkait : Para Menteri Dag-dig-dug

"Renovasi dilakukan untuk menyiapkan ruangan bagi para pejabat baru beserta tim kerjanya, sekretariat tata usaha pimpinan, ruang kerja staf khusus menteri, serta ruangan menteri," kata Anang, kemarin.

Ia menambahkan, penataan ruangan di lantai 2 Gedung A Kemendikbudristek juga untuk menghadirkan lingkungan kerja yang aman dan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Berdasarkan proposal rencana renovasi itu, bagian ruangan yang akan dipercantik seperti ruang private atau ruang Nadiem, semiprivate, dan ruang publik.

Berita Terkait : Yaqut Disentil DPR

Menurut Anang, beberapa ruangan tersebut sudah lama tidak direnovasi. Berdasarkan data Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, renovasi pada lingkungan Gedung A terakhir kali dilakukan di Perpustakaan, lantai 1 pada 2016. "Sedangkan renovasi pada ruangan kerja menteri dan para staf ahli sudah lama tidak dilakukan," katanya.
 Selanjutnya