Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Terkendalinya kasus Covid-19 di Ibu Kota bukanlah hasil kerja keras seseorang atau sekelompok orang. Melainkan hasil kerja sama seluruh pihak.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan mengibaratkannya seperti film Avengers, yang memiliki banyak pahlawan.
"Ini karena kolaborasi, kerja sama, tidak bisa dikerjakan sendiri. Jadi, ini Avengers. Bukan pahlawan tunggal, pahlawannya banyak," kata Anies ketika memberikan sambutan Bulan Bhakti Karang Taruna DKI di Jakarta Pusat, Minggu (26/9).
Faktanya, pengendalian COVID-19 di Jakarta melibatkan banyak pihak. Seperti jajaran Pemprov DKI, kepolisian, tentara dan pihak lainnya termasuk swasta dan organisasi kemasyarakatan, seperti Karang Taruna.
Baca juga : Ingat, Perjuangan Lawan Covid-19 Belum Selesai
Upaya yang dilakukan adalah pengendalian mobilitas penduduk dan vaksinasi.
"Kami rapat seminggu dua, tiga kali. Pemprov, Kodam, Polda selama sebulan itu hampir tiap hari ke mana-mana bersama. Mobilitas penduduk dikendalikan," ucapnya.
Anies menyebut, saat ini kondisi Jakarta sudah terkendali dari pandemi Covid-19.
Karena kasus positif mencapai 0,7 persen, atau sudah di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang hanya 5 persen.
Baca juga : Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19 Di Stasiun Kranji
Artinya, dari 100 orang dites Covid-19, hanya ada satu yang kemungkinan positif Covid-19.
Meski persentase kasus positif sudah menurun, namun pemeriksaan tidak diturunkan dan tetap tinggi yakni 11 kali lipat dari standar WHO.
Hasilnya, kasus positif Covid-19 tercatat rendah, meski jumlah tes tetap tinggi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI per Sabtu (25/9) dalam sepekan terakhir sebanyak 117 ribu orang menjalani tes usap PCR, hasilnya persentase kasus positif hanya 0,9 persen.
Baca juga : Banteng Kaget, PSI Tak Terima
Kondisi itu jauh berbeda dibandingkan ketika periode Juli 2021, Dari 100 orang dites PCR, 48 orang di antaranya positif.
"Meski pun sudah terkendali tetap pakai masker, tetap jaga jarak, Insya Allah kita bisa terus terkendali," ujar Anies. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya