Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Program vaksinasi Covid-19 belum merata di semua daerah. Bahkan, banyak warga yang kesulitan dan sama sekali belum mendapat vaksin. Mirisnya, sejumlah pejabat justru memikirkan diri sendiri dengan mengambil vaksin dosis ketiga (booster).
Pandemictalks dengan akun @pandemictalks mengunggah meme bertuliskan, sebanyak apapun dirimu dapat booster vaksin Covid-19, tidak akan hentikan pandemi. Program vaksinasi yang adil dan merata yang akan mengendalikan pandemi Covid-19. “Setuju semua?” tanya @pandemictalks.
Baca juga : Ekonomi Mungkin 3 Persen
Menurut @stellaalexandra_sc, seharusnya para pejabat memikirkan rakyatnya dengan mempercepat program vaksinasi di daerah masing-masing. Bukan sebaliknya, justru menyelamatkan diri sendiri dengan booster.
“Betul rakyat masih antre vaksin satu, eh ada pejabat malah sudah vaksin booster. Etika hanya buat rakyat kecil saja kah? Inikah nilai Pancasila yang akan diwariskan? Mohon pencerahannya,” kata @Michaelnur77.
Baca juga : Lazada Logistics, Produk Rebranding Lazada Teranyar
Akun @leonitaaugustine mengatakan, pandemi Covid-19 sulit terkendali selama masih banyak orang dan pejabat yang egois merebut jatah vaksin untuk booster. Dia memastikan, selama masih banyak orang egois, pandemi akan umur panjang.
“Setuju. Jangan egois ya pak pejabat,” kata @christinabertty. “Iyes, jangan egois. Kalau vaksin merata, kita juga lebih aman,” sambung @april.hamsa. “Kasikan dulu ke masyarakat yang belum terjamah sama sekali,” tambah @pritamilanisti.
Baca juga : Elektabilitas Gerindra Melesat
Akun @barakharism mengatakan, banyaknya pejabat yang mengambil vaksin booster menandakan rendahnya pengetahuan seorang kepala daerah terkait pandemi Covid-19. “Dikira kalau dapat booster auto jadi Superman kali ya,” ujarnya.
Akun @riskaandrilla mengingatkan para pejabat tentang tujuan program vaksinasi nasional. Yaitu, membentuk kekebalan komunal. Karena itu, kata dia, lebih baik menyelamatkan nyawa sebanyak-banyaknya daripada menyelamatkan, misal cuma 2 persen penduduk (yang booster).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya